ANALISIS INTRUSI AIR LAUT PADA SAWAH KAWASAN PESISIR DESA AMPEKALE


FEBRIANTO, MUHAMMAD RAFLI (2026) ANALISIS INTRUSI AIR LAUT PADA SAWAH KAWASAN PESISIR DESA AMPEKALE. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of G051221061-g5REJnAwFGVPy601-20260709155500.pdf] Text
G051221061-g5REJnAwFGVPy601-20260709155500.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang Intrusi air laut merupakan permasalahan yang umum terjadi di wilayah pesisir dan berpotensi menurunkan kualitas tanah serta produktivitas lahan sawah akibat peningkatan kandungan garam. Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros sebagai kawasan pesisir diduga mengalami fenomena tersebut yang berdampak pada penurunan hasil pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sifat fisik kimia tanah dan air pada lahan sawah di wilayah pesisir Desa Ampekale.. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan dan analisis laboratorium terhadap sampel tanah dan air yang diambil pada 10 titik menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan jarak dari garis pantai. Parameter yang dianalisis meliputi pH, salinitas, daya hantar listrik (DHL), dan total dissolved solids (TDS) air, serta sifat kimia tanah seperti C-organik, N-total, P-tersedia, kapasitas tukar kation (KTK), pH tanah, salinitas tanah, serta kation dapat ditukar (K, Na, dan Ca). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air pada seluruh titik pengamatan masih tergolong air tawar dengan nilai pH 6,15–6,62, salinitas 4,98–171 mg/L, DHL 165,32–652,14 μS/cm, dan TDS 141,21–232,25 mg/L, sehingga tidak menunjukkan terjadinya intrusi air laut. Sementara itu, karakteristik kimia tanah menunjukkan C-organik berkisar sangat rendah hingga tinggi (0,72–3,70%), N-total tergolong rendah (0,13–0,18%), P-tersedia sedang hingga tinggi (10,53–14,11 ppm), KTK sedang (19,02–24,74 cmol/kg), pH tanah masam hingga agak masam (4,8–6,59), serta salinitas tanah sangat rendah hingga sedang. Kandungan Na-dd tergolong rendah hingga sedang, sedangkan Ca-dd sangat rendah. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa lahan sawah di Desa Ampekale tidak mengalami intrusi air laut yang masih memenuhi kriteria air tawar, dan Kesuburan tanah tergolong sedang hingga rendah cukup mendukung pertumbuhan padi tetapi tetap memerlukan pengelolaan berkelanjutan untuk menjaga kesuburan tanah dan mencegah potensi intrusi di masa mendatang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Ilmu Tanah
Depositing User: Unnamed user with username Masnah
Date Deposited: 05 Oct 2026 02:27
Last Modified: 05 Oct 2026 02:27
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58767

Actions (login required)

View Item
View Item