KANAKA', YOAN JONARDO (2026) ANALISIS KEANEKARAGAMAN MAKROFAUNA TANAH TERHADAP KESUBURAN TANAH PADA LAHAN KERING DI KELURAHAN RANTE KECAMATAN MAKALE. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G051211026-AsEkmZSKtuIefvBW-20260714120304.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
YOAN JONARDO KANAKA.Analisis keanekaragman makrofauna tanah terhadap kesuburan tanah pada lahan kering di kelurahan rante kecamatan makale (dibimbing oleh Risky Nurhikmayani) Latar Belakang. Kabupaten Tana Toraja di Sulawesi Selatan, Indonesia, dibedakan oleh topografi yang bervariasi yang meliputi lembah dan pegunungan. Tanah kering di wilayah ini sebagian besar berpasir hingga lempung ringan, ditandai dengan bahan organik dan kesuburan yang rendah. Makrofauna tanah merupakan bagian integral untuk meningkatkan sifat fisik tanah dan siklus nutrisi, sementara faktor topografi seperti kemiringan memengaruhi keanekaragamannya melalui proses seperti erosi, drainase, dan kondisi kelembaban tanah. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kelimpahan dan keanekaragaman makrofauna tanah dalam kaitannya dengan sifat fisik dan kimia tanah dalam agroekosistem lahan kering. Metode. Desa Rante, Kecamatan Makale. Survei lapangan dilakukan pada bulan Juni – Agustus 2025, dilanjutkan dengan analisis laboratorium di Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin. Hasil.Makrofauna tanah dievaluasi berdasarkan total individu, jumlah taksa, indeks keanekaragaman Shannon–Wiener (H’), indeks kemerataan (E), dan indeks dominansi (D). Temuan penelitian menunjukkan bahwa tanah tersebut memiliki kandungan karbon organik rendah (0,070–0,141%), nitrogen total bervariasi (0,10–0,50%), pH asam hingga agak asam (4,71–6,46), kadar air 8%, dan tekstur dominan berpasir. Kelimpahan total makrofauna tanah adalah 8.746,67 individu/m³, yang terdiri dari semut, cacing tanah, rayap, jangkrik, laba-laba, kelabang, dan walang sangit. Analisis keanekaragaman menunjukkan indeks Shannon–Wiener (H’) sebesar 1,21 (kategori rendah), indeks kemerataan (E) sebesar 0,55 (sedang), dan indeks dominasi (D) sebesar 0,39. Kesimpulan. Meskipun kesuburan tanahnya rendah, tanah kering Desa Rante mendukung komunitas makrofauna yang beragam yang berperan penting dalam siklus hara dan stabilitas ekosistem.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Ilmu Tanah |
| Depositing User: | Unnamed user with username Masnah |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 02:10 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 02:10 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58759 |
