COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENANGANAN ANAK JALANAN DI KOTA MAKASSAR = . Collaborative Governance in Handling Street Children in Makassar City


RAMDHANA, MUH. FIQRAH RADIYATUL (2026) COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENANGANAN ANAK JALANAN DI KOTA MAKASSAR = . Collaborative Governance in Handling Street Children in Makassar City. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
E011221041-1-2.pdf

Download (318kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
E011221041-dp.pdf

Download (163kB)
[thumbnail of FULL] Text (FULL)
E011221041-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
E011221041-TLFNO5Qul4GIRpvY-20260709175820.jpeg

Download (91kB) | Preview

Abstract (Abstrak)

Fenomena anak jalanan di Kota Makassar memiliki kompleksitas tinggi, terutama terkait risiko penularan HIV/AIDS. Dinas Sosial Kota Makassar menghadapi keterbatasan kapasitas institusional dalam memberikan pendampingan medis dan psikososial yang spesifik, sehingga memerlukan sinergi dengan aktor non-pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses collaborative governance antara Dinas Sosial Kota Makassar, Yayasan Peduli Kelompok Dukungan Sebaya (YPKDS) dan Puskesmas Barombong dalam penanganan anak jalanan yang terindikasi HIV/AIDS berdasarkan model Ansell dan Gash (2008). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan kunci dari kedua belah pihak yang terlibat dalam kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi telah berjalan cukup baik. Pada aspek kondisi awal, kerja sama didorong oleh kesamaan kepentingan dan saling melengkapi sumber daya. Desain kelembagaan telah diperkuat dengan adanya MoU yang memperjelas pembagian peran: Dinas Sosial berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, sementara YPKDS berfokus pada pendampingan psikososial dan Puskesmas Barombong sebagai pemeriksaan awal kesehatan PMKS. Proses kolaborasi dilakukan melalui dialog tatap muka dan komunikasi intensif untuk membangun kepercayaan. Dampak positif terlihat pada peningkatan kualitas pendampingan dan penanganan anak jalanan yang terinfeksi HIV/AIDS. Meskipun demikian, masih diperlukan peningkatan koordinasi teknis terkait ketepatan waktu penyaluran bantuan dasar untuk mengoptimalkan hasil kolaborasi di masa depan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Collaborative Governance, Anak Jalanan, HIV/AIDS, Dinas Sosial Kota Makassar, YPKDS, Puskesmas Barombong
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Publik
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 05 Oct 2026 00:36
Last Modified: 05 Oct 2026 00:36
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58732

Actions (login required)

View Item
View Item