PERSEPSI PERAJIN KAPAL KAYU TERHADAP RISIKO PADA PEMBUATAN KAPAL KAYU DI GALANGAN KAPAL KAYU BULUKUMBA = WOODEN SHIPBUILDERS’ RISK PERCEPTION IN WOODEN SHIP CONSTRUCTION AT SHIPYARDS IN BULUKUMBA


INDAH, INDAH (2026) PERSEPSI PERAJIN KAPAL KAYU TERHADAP RISIKO PADA PEMBUATAN KAPAL KAYU DI GALANGAN KAPAL KAYU BULUKUMBA = WOODEN SHIPBUILDERS’ RISK PERCEPTION IN WOODEN SHIP CONSTRUCTION AT SHIPYARDS IN BULUKUMBA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
D031211021-AuJk6Oyi5UXjcDzp-20260602140802.jpeg

Download (362kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
D031211021-1-2.pdf

Download (720kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
D031211021-dp.pdf

Download (197kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
D031211021-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 October 2028.

Download (7MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang Proses pembuatan kapal kayu di galangan kapal Bulukumba memiliki nilai budaya dan ekonomi yang tinggi, namun juga mengandung berbagai potensi risiko kerja. Aktivitas seperti pemotongan kayu, pemasangan struktur kapal, hingga proses finishing melibatkan penggunaan alat tajam, pengangkatan material berat, serta paparan debu dan bahan kimia. Di sisi lain, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) masih belum optimal, ditunjukkan oleh keterbatasan fasilitas keselamatan dan rendahnya penggunaan alat pelindung diri (APD). Kondisi ini menunjukkan adanya kemungkinan kesenjangan antara tingkat risiko kerja dengan persepsi perajin terhadap risiko tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur persepsi perajin kapal kayu terhadap risiko kerja, menganalisis kesenjangan antara persepsi dan kondisi nyata, serta memberikan rekomendasi peningkatan keselamatan kerja. Metode Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods yang menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner dengan skala Likert kepada 18 responden perajin kapal kayu di beberapa galangan di Kabupaten Bulukumba. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tabulasi, persentase, serta interpretasi hasil observasi dan kuesioner. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa secara umum perajin memiliki persepsi risiko yang cukup baik terhadap potensi bahaya kerja. Namun, masih terdapat ketidakkonsistenan antara pemahaman dan perilaku keselamatan, terutama dalam penggunaan APD dan kebiasaan kerja aman. Selain itu, ditemukan adanya kesenjangan antara persepsi perajin dengan kondisi nyata di lapangan, seperti keterbatasan fasilitas K3, lingkungan kerja yang kurang tertata, serta masih adanya tindakan tidak aman dalam proses kerja. Kesimpulan Persepsi perajin kapal kayu terhadap risiko kerja tergolong cukup baik, namun belum sepenuhnya diimplementasikan dalam perilaku kerja yang aman. Faktor seperti tingkat pendidikan, pengalaman kerja, dan kondisi lingkungan kerja memengaruhi persepsi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan melalui pelatihan K3, penyediaan fasilitas keselamatan, serta pengawasan yang lebih baik untuk meningkatkan keselamatan kerja di galangan kapal kayu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: risk perception; wooden shipyard; occupational safety; OSH; shipbuilders
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Perkapalan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 05 Oct 2026 00:01
Last Modified: 05 Oct 2026 00:01
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58723

Actions (login required)

View Item
View Item