Hubungan Single Nucleotide Polymorphisme MC4R rs2229616 Dengan Pola Diet Pada Subyek Dewasa Obesitas dan Non Obesitas = The Relationship Between MC4R rs2229616 Single Nucleotide Polymorphism with Dietary Patterns in Obese and Non-Obese Adult Subjects


LAMONDJONG, APRIANI (2026) Hubungan Single Nucleotide Polymorphisme MC4R rs2229616 Dengan Pola Diet Pada Subyek Dewasa Obesitas dan Non Obesitas = The Relationship Between MC4R rs2229616 Single Nucleotide Polymorphism with Dietary Patterns in Obese and Non-Obese Adult Subjects. Sp thesis, Universitas Hasanunddin.

[thumbnail of C175222008-1-2.pdf] Text
C175222008-1-2.pdf

Download (927kB)
[thumbnail of C175222008-40WiSgLzO9nUxdr6-20260624141441.jpg]
Preview
Image
C175222008-40WiSgLzO9nUxdr6-20260624141441.jpg

Download (443kB) | Preview
[thumbnail of C175222008-dp.pdf] Text
C175222008-dp.pdf

Download (905kB)
[thumbnail of C175222008-fulll.pdf] Text
C175222008-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Obesitas merupakan masalah kesehatan global dengan kontribusi faktor genetik dan lingkungan. Salah satu gen yang berperan dalam regulasi keseimbangan energi adalah melanocortin-4 receptor (MC4R), khususnya polimorfisme rs2229616 (Val103Ile), yang diduga berhubungan dengan risiko obesitas. Selain faktor genetik, pola diet dan aktivitas fisik juga berperan penting dalam menentukan status obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara polimorfisme MC4R rs2229616 dengan pola diet dan aktivitas fisik pada subjek dewasa obesitas dan non-obesitas. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional yang melibatkan subjek dewasa obesitas dan non-obesitas. Data pola diet diperoleh menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ), sedangkan aktivitas fisik dinilai menggunakan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ). Analisis genotipe MC4R rs2229616 dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Analisis statistik dilakukan untuk menilai hubungan antara variabel genetik, pola diet, aktivitas fisik, serta parameter komposisi tubuh. Hasil: Distribusi genotipe MC4R rs2229616 menunjukkan variasi pada kelompok obesitas dan non- obesitas. Tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara polimorfisme MC4R rs2229616 dengan aktivitas fisik. Namun, terdapat kecenderungan hubungan antara variasi genetik ini dengan pola diet tertentu serta parameter komposisi tubuh seperti lingkar pinggang dan massa lemak. Analisis multivariat menunjukkan bahwa faktor non-genetik, terutama pola diet dan aktivitas fisik, memiliki kontribusi yang lebih dominan terhadap kejadian obesitas dibandingkan faktor genetik. Kesimpulan: Polimorfisme MC4R rs2229616 tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan aktivitas fisik, namun memiliki kecenderungan asosiasi dengan pola diet dan komposisi tubuh. Faktor gaya hidup tetap menjadi determinan utama obesitas, sehingga pendekatan pencegahan dan penatalaksanaan obesitas perlu mempertimbangkan interaksi antara faktor genetik dan non-genetik.

Item Type: Thesis (Sp)
Uncontrolled Keywords: MC4R rs2229616, obesitas, polimorfisme genetik, pola diet, aktivitas fisik.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS - Ilmu Gizi Klinik
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 04 Oct 2026 23:47
Last Modified: 04 Oct 2026 23:47
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58710

Actions (login required)

View Item
View Item