ROSALINA, DEVY (2026) Hubungan Ekspresi Gen PPAR-Ɣ Dengan Pola Diet Dan Aktivitas Fisik Pada Subyek Dewasa Obesitas Dan Non Obesitas = Relationship Between PPARG Gene Expression and Dietary Patterns and Physical Activity in Obese and Non-Obese Adult Subjects. Sp thesis, Universitas Hasanunddin.
C175222001-1-2.pdf
Download (1MB)
C175222001-c4TDCPVdh3sES1nu-20260626112344.jpg
Download (378kB)
C175222001-dp.pdf
Download (782kB)
C175222001-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang : Obesitas berkembang melalui interaksi antara faktor genetik dan lingkungan, termasuk pola makan dan aktivitas fisik. Gen PPAR-γ memiliki peran penting dalam proses adipogenesis dan metabolisme lipid, namun ekspresinya dalam kaitannya dengan faktor gaya hidup belum sepenuhnya dipahami. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ekspresi gen PPAR-γ dengan pola makan, aktivitas fisik, serta indikator adipositas pada individu dewasa obes dan non-obes. Metode : Penelitian potong lintang dilakukan pada 152 orang dewasa. Ekspresi gen PPAR-γ diukur menggunakan metode RT-PCR. Pola makan dinilai melalui kuesioner frekuensi makanan (Food Frequency Questionnaire), sedangkan aktivitas fisik dievaluasi menggunakan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ). Pengukuran antropometri dan komposisi tubuh meliputi indeks massa tubuh (IMT), lingkar pinggang, persentase lemak tubuh, dan lemak visceral. Analisis bivariat dilakukan dengan uji non-parametrik dan korelasi Spearman. Analisis regresi linear multivariat dilakukan dengan menggunakan nilai log-transformasi dari ekspresi gen. Hasil : Tingkat ekspresi gen lebih tinggi pada individu obes (p < 0,001) dan berkorelasi dengan IMT (r = 0,238, p = 0,003), lingkar pinggang (r = 0,168, p = 0,039), serta lemak visceral (r = 0,220, p = 0,006). Asupan makanan olahan menunjukkan korelasi sedang (r = 0,198, p = 0,015). Dalam analisis multivariat, lemak visceral (β = 0,114, p = 0,012), usia (β = 0,116, p = 0,028), dan konsumsi makanan olahan (β = 0,874, p = 0,050) tetap berhubungan dengan ekspresi gen, sedangkan aktivitas fisik tidak menunjukkan hubungan signifikan. Ekspresi gen PPAR-γ berhubungan dengan adipositas visceral dan kebiasaan makan, namun tidak dengan aktivitas fisik, yang menunjukkan adanya peran interaksi antara faktor genetik dan lingkungan dalam perkembangan obesitas.
| Item Type: | Thesis (Sp) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: obesitas, aktivitas fisik, lemak visceral, nutrigenomik, komposisi tubuh, makanan olahan, interaksi gen-lingkungan |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS - Ilmu Gizi Klinik |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 07:53 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 07:53 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58694 |
