KARMELITA, ANISSA NADYA (2026) PERBANDINGAN ROPIVACAINE 0,25% DENGAN BUPIVACAINE 0,25% PADA ERECTOR SPINAE BLOCK PASIEN POST OPERASI TORAKOTOMI: TINJAUAN PADA SKALA NYERI, KEBUTUHAN ANALAGESIK DAN KADAR INTERLEUKIN-6 = Comparison of 0.25% Ropivacaine and 0.25% Bupivacaine for Erector Spinae Plane Block in Post-Thoracotomy Patients: Effects on Pain Scores, Analgesic Consumption, and Interleukin-6 Levels. Sp thesis, Universitas Hasanunddin.
C135221001-1-2.pdf
Download (1MB)
C135221001-cover.pdf
Download (418kB)
C135221001-dp.pdf
Download (140kB)
C135221001-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Anissa Nadya Karmelita. PERBANDINGAN ROPIVACAINE 0,25% DENGAN BUPIVACAINE 0,25% PADA ERECTOR SPINAE BLOCK PASIEN POST OPERASI TORAKOTOMI: TINJAUAN PADA SKALA NYERI, KEBUTUHAN ANALAGESIK DAN KADAR INTERLEUKIN- 6 (dibimbing oleh Andi Adil, Madonna D. Datu, Syafri K Arif, Nur Surya Wirawan, dan Charles Wijaya Tan) Latar Belakang: Nyeri pasca-torakotomi parah dan dikaitkan dengan komplikasi paru-paru. Blok bidang erektor spinae (ESP) adalah teknik analgesik regional yang efektif, tetapi bukti yang membandingkan ropivakain dan bupivakain masih terbatas. Metode: Dalam uji coba terkontrol acak buta ganda ini, pasien torakotomi dewasa menerima blok ESP dengan ropivakain 0,25% atau bupivakain 0,25%. Skor nyeri (NRS), kebutuhan analgesik, dan kadar interleukin-6 (IL-6) serum dinilai dan dianalisis menggunakan uji bivariat dan model campuran linier. Hasil: Tiga puluh pasien dianalisis. Kedua kelompok mencapai analgesia pascaoperasi segera yang efektif. Skor nyeri meningkat seiring waktu tetapi tidak berbeda secara signifikan antar kelompok. Kebutuhan analgesik dan kadar IL-6 sebanding sepanjang periode pengamatan. Analisis longitudinal menunjukkan bahwa waktu, tetapi bukan jenis anestesi, secara signifikan memengaruhi nyeri pascaoperasi. Kesimpulan: Blok ESP memberikan analgesia pascaoperasi yang efektif setelah torakotomi. Ropivakain 0,25% secara klinis sebanding dengan bupivakain 0,25% dalam hal pengendalian nyeri, konsumsi analgesik, dan respons inflamasi, sehingga mendukung penggunaan kedua agen tersebut secara bergantian. Kata kunci: Blok bidang erector spinae; Torakotomi; Ropivakain; Bupivakain; Interleukin-6
| Item Type: | Thesis (Sp) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Blok bidang erector spinae; Torakotomi; Ropivakain; Bupivakain; Interleukin-6 |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Anestesiologi |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 06:31 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 06:31 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58660 |
