AKULTURASI BUDAYA TIONGHOA PADA BUSANA CHEONGSAM TERHADAP BUDAYA LOKAL DI KOTA MAKASSAR


Tole, Cherlis Alvionita (2026) AKULTURASI BUDAYA TIONGHOA PADA BUSANA CHEONGSAM TERHADAP BUDAYA LOKAL DI KOTA MAKASSAR. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of F091191050-KyeIAbX74O38rmLd-20260607225704.png] Image
F091191050-KyeIAbX74O38rmLd-20260607225704.png

Download (218kB)
[thumbnail of F091191050-1-2.pdf] Text
F091191050-1-2.pdf

Download (170kB)
[thumbnail of F091191050-dp.pdf] Text
F091191050-dp.pdf

Download (185kB)
[thumbnail of F091191050-fulllll.pdf] Text
F091191050-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Cherlis Alvionita Tole. 2026, Akulturasi Budaya Tionghoa Pada Busana Cheongsam Terhadap Budaya Lokal Di Kota Makassar, dibimbing oleh Ibu Dr. Ery Iswary dan Ibu Leni Cahyati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk akulturasi budaya Tionghoa pada busana Cheongsam terhadap budaya lokal di Makassar. Busana Cheongsam sebagai salah satu identitas budaya Tionghoa mengalami perkembangan dan penyesuaian seiring dengan interaksi budaya masyarakat lokal di Kota Makassar. Akulturasi budaya tersebut terlihat pada perubahan motif, warna, bahan, model, serta penggunaan unsur-unsur budaya lokal yang dipadukan dengan ciri khas Cheongsam tanpa menghilangkan identitas aslinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaku usaha busana, masyarakat Tionghoa, serta pengguna busana Cheongsam di Kota Makassar. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akulturasi budaya Tionghoa pada busana Cheongsam terhadap budaya lokal di Kota Makassar terjadi melalui perpaduan unsur estetika dan budaya lokal ke dalam desain Cheongsam. Bentuk akulturasi tersebut tampak pada penggunaan motif khas daerah, pemilihan warna yang menyesuaikan selera masyarakat lokal, serta modifikasi model Cheongsam agar lebih modern dan sesuai dengan budaya masyarakat Makassar. Proses akulturasi ini menunjukkan adanya hubungan sosial dan budaya yang harmonis antara masyarakat Tionghoa dan masyarakat lokal sehingga menciptakan keberagaman budaya dalam bidang busana.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 01 Oct 2026 03:52
Last Modified: 01 Oct 2026 03:52
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58631

Actions (login required)

View Item
View Item