ZAMZANI, NUR AYYAN (2026) Efektivitas Implementasi e-RDKK Sebagai Dasar Penyaluran Pupuk Bersubsidi Di Kabupaten Bulukumba. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G021221126-h2RTmYz8nVESgPo4-20260714103545.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (976kB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Pupuk bersubsidi merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. Pemerintah menerapkan sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) sebagai dasar pendataan dan penyaluran pupuk bersubsidi agar distribusi pupuk dapat berjalan sesuai prinsip enam tepat (6T), yaitu tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat tempat, tepat waktu, dan tepat mutu. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala seperti ketidaksesuaian data lahan petani, harga pupuk yang melebihi HET, serta rendahnya pemahaman petani terhadap sistem e-RDKK. Oleh karena itu, kegiatan penyuluhan pertanian memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi petani terhadap implementasi e-RDKK. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kegiatan penyuluhan dalam implementasi e-RDKK sebagai dasar penyaluran pupuk bersubsidi, mengukur efektivitas penyalura n pupuk berdasarkan indikator 6T, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasi e-RDKK di Kabupaten Bulukumba Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner pendukung yang dianalisis secara deskriptif untuk memahami implementasi e-RDKK dan efektivitas kegiatan penyuluhan di lapangan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi e-RDKK di Kecamatan Bulukumpa dan Kecamatan Rilau Ale telah berjalan cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi petani melalui metode pertemuan kelompok, sosialisasi lapangan, dan pendampingan individu. Efektivitas implementasi berdasarkan indikator 6T memperoleh kategori sangat efektif dengan persentase sebesar 90,16%. Faktor pendukung meliputi kompetensi penyuluh, dukungan BPP, dan partisipasi petani, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan pemahaman petani, data e-RDKK yang kurang akurat, serta keterbatasan sarana dan prasarana.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | Unnamed user with username Masnah |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 02:39 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 02:39 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58630 |
