Analisis Peran Keompok Tani Dalam Hubungannya Dengan Pendapatan Usahatani Kakao (Theobroma Cacao L) Di Desa Tarengge, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timurn


MARIPADANG, ELSYE (2026) Analisis Peran Keompok Tani Dalam Hubungannya Dengan Pendapatan Usahatani Kakao (Theobroma Cacao L) Di Desa Tarengge, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timurn. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of G021221112-L1bkDdhurjO5FRPC-20260714123258.pdf] Text
G021221112-L1bkDdhurjO5FRPC-20260714123258.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Pentingnya peran kelompok tani dalam meningkatkan pendapatan petani kakao, di tengah kondisi produksi kakao yang belum optimal serta masih adanya kendala dalam pengelolaan usahatani dan pemasaran hasil di tingkat petani. Kelompok tani diharapkan mampu menjadi wadah pembelajaran, kerja sama, dan unit produksi, namun pada kenyataannya peran tersebut belum sepenuhnya berjalan efektif. Oleh karena itu, Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat peran kelompok tani, (2) menghitung pendapatan petani yang tergabung dalam kelompok tani kakao, dan (3) menganalisis hubungan antara peran kelompok tani dengan pendapatan petani kakao di Desa Tarengge, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 60 petani kakao yang tergabung dalam kelompok tani. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Metode. Metode analisis yang digunakan meliputi analisis skoring untuk mengukur tingkat peran kelompok tani, analisis pendapatan untuk menghitung pendapatan usahatani kakao, serta uji korelasi Rank Spearman untuk mengetahui hubungan antara variabel. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan peran kelompok tani berada pada kategori berperan. Namun, berdasarkan indikator, peran sebagai kelas belajar dan wahana kerja sama tergolong cukup berperan, sedangkan peran sebagai unit produksi masih tergolong cukup berperan. Kelompok Tani Sumber Rejeki memiliki rata-rata pendapatan usahatani kakao tertinggi, yaitu sebesar Rp31.644.766 per tahun. Tingginya rata-rata pendapatan tersebut menunjukkan bahwa petani pada kelompok ini mampu memperoleh penerimaan yang lebih besar dibandingkan kelompok tani lainnya.Hasil uji korelasi Rank Spearman menunjukkan nilai koefisien sebesar 0,59 dengan tingkat signifikansi 0,655 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan sedang antara peran kelompok tani dengan pendapatan petani kakao. Kesimpulan. Penelitian ini adalah kelompok tani memiliki kontribusi nyata dalam pendapatan petani. Adanya kerja sama antar anggota juga membantu petani dalam mengurangi biaya produksi dan berdampak pada peningkatan pendapatan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Agribisnis
Depositing User: Unnamed user with username Masnah
Date Deposited: 30 Sep 2026 01:52
Last Modified: 30 Sep 2026 01:52
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58615

Actions (login required)

View Item
View Item