REMBON, JUDIKA IRIANTO (2026) HUBUNGAN KUAT TARIK BELAH DENGAN RESISTIVITY PADA BETON YANG MENGGUNAKAN ABU TERBANG PENGGANTI SEMEN CAMPURAN = THE RELATIONSHIP BETWEEN SPLITTING TENSILE STRENGTH AND RESISTIVITY IN CONCRETE USING FLY ASH AS A CEMENT REPLACEMENT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
D011221054-LSKIa1JM0y5sPvqe-20260529191228.jpg
Download (369kB)
D011221054-1-2.pdf
Download (1MB)
D011221054-dp.pdf
Download (212kB)
D011221054-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 October 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Penelitian ini berfokus pada upaya mengurangi ketergantungan terhadap semen Portland yang berkontribusi besar terhadap emisi karbon global, sekaligus memanfaatkan limbah industri seperti abu terbang (fly ash) sebagai bahan substitusi parsial semen. Tujuan utama penelitian adalah mengidentifikasi pengaruh variasi kadar abu terbang sebesar 0%, 15%, 30%, dan 45% terhadap sifat mekanik (kuat tarik belah) dan sifat durabilitas (resistivitas listrik) beton, serta menganalisis hubungan antara kedua parameter tersebut. Metodologi yang digunakan meliputi pencampuran beton sesuai standar, perawatan (curing) selama 28 hari, serta pengujian kuat tarik belah mengacu pada SNI 03-2491-2002 (ASTM C496) dan pengujian resistivitas listrik mengacu pada AASHTO T 358-19. Benda uji berupa silinder beton diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kadar abu terbang menyebabkan penurunan nilai kuat tarik belah, namun meningkatkan nilai resistivitas listrik secara signifikan. Beton normal (kontrol) menghasilkan kuat tarik belah rata-rata 23,27 MPa, sedangkan pada substitusi 45% abu terbang menurun menjadi 18,51 MPa (penurunan 20%). Sebaliknya, nilai resistivitas meningkat dari 11,3 kΩ.cm (kontrol) menjadi 48,0 kΩ.cm pada substitusi 45% abu terbang (peningkatan 426%). Analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan negatif yang sangat kuat antara kuat tarik belah dan resistivitas dengan koefisien korelasi - 0,95. Substitusi abu terbang hingga 45% menghasilkan beton dengan durabilitas lebih tinggi (resistivitas besar) meskipun kuat tarik belahnya menurun. Hubungan yang sangat kuat antara kedua parameter menegaskan bahwa resistivitas dapat dijadikan indikator tidak langsung untuk memprediksi ketahanan korosi beton. Temuan ini memperkuat potensi abu terbang sebagai bahan pengganti semen yang ramah lingkungan, meskipun penggunaannya memerlukan pengaturan kadar optimal dan desain campuran yang tepat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | beton abu terbang, kuat tarik belah, resistivitas listrik, durabilitas, material ramah lingkungan |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 02:31 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 02:31 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58614 |
