ANALISIS HUBUNGAN RESISTENSI INSULIN (HOMA IR) DENGAN KADAR ENDOTELIN 1 SERUM PADA SUBJEK DENGAN OBESITAS DAN TANPA OBESITAS = ANALYSIS OF THE RELATIONSHIP BETWEEN INSULIN RESISTANCE (HOMA IR) AND SERUM ENDOTHELIN 1 LEVELS IN SUBJECTS WITH OBESITY AND WITHOUT OBESITY


TOREH, ENDRIKO STEVANUS (2026) ANALISIS HUBUNGAN RESISTENSI INSULIN (HOMA IR) DENGAN KADAR ENDOTELIN 1 SERUM PADA SUBJEK DENGAN OBESITAS DAN TANPA OBESITAS = ANALYSIS OF THE RELATIONSHIP BETWEEN INSULIN RESISTANCE (HOMA IR) AND SERUM ENDOTHELIN 1 LEVELS IN SUBJECTS WITH OBESITY AND WITHOUT OBESITY. Sp thesis, Universitas Hasanunddin.

[thumbnail of C085222013-1-2.pdf] Text
C085222013-1-2.pdf

Download (604kB)
[thumbnail of C085222013-2qrvb8mJTnoHP9Lf-20260706150147.jpg] Image
C085222013-2qrvb8mJTnoHP9Lf-20260706150147.jpg

Download (503kB)
[thumbnail of C085222013-dp.pdf] Text
C085222013-dp.pdf

Download (698kB)
[thumbnail of C085222013-fulll.pdf] Text
C085222013-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Obesitas merupakan salah satu faktor utama yang berperan dalam terjadinya resistensi insulin. Endotelin-1 (ET-1) adalah peptida vasoaktif yang diduga berhubungan dengan obesitas, disfungsi endotel, dan resistensi insulin. Namun, hubungan kadar ET-1 serum dengan resistensi insulin pada subjek non-diabetes melitus (non-DM), khususnya pada populasi obesitas dan tanpa obesitas, masih belum konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi kadar ET-1 serum dengan resistensi insulin yang dinilai menggunakan Homeostasis Model Assessment–Insulin Resistance (HOMA-IR) pada subjek dengan obesitas dan tanpa obesitas. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah subjek laki-laki dan perempuan usia 18–40 tahun non-DM dengan dan tanpa obesitas. Subjek dikelompokkan berdasarkan indeks massa tubuh (IMT) menjadi obesitas (IMT ≥25 kg/m²) dan tidak obesitas (IMT <25 kg/m²). Kadar insulin diperiksa dengan metode ECLIA, glukosa puasa dengan metode enzimatik hexokinase, dan kadar ET-1 serum dengan metode ELISA. Nilai HOMA-IR dihitung dari glukosa puasa dan insulin puasa. Hasil: Dari 74 subjek, 36 (48,65%) termasuk kelompok obesitas dan 38 (51,35%) tidak obesitas. Rerata usia subjek adalah 26,16±5,86 tahun dan rerata IMT 25,50±4,49 kg/m². Rerata insulin pada kelompok obesitas lebih tinggi dibandingkan kelompok tidak obesitas (15,79±6,87 vs 8,39±4,11; p<0,001). Rerata HOMA-IR juga lebih tinggi pada kelompok obesitas dibandingkan kelompok tidak obesitas (3,52±1,58 vs 1,86±0,95; p<0,001). Sebaliknya, kadar ET-1 serum tidak berbeda bermakna antara kelompok obesitas dan tidak obesitas (25,45±11,17 vs 26,68±8,10; p=0,333). Terdapat hubungan positif bermakna antara status obesitas dengan HOMA-IR (point-biserial r=0,545; p<0,001), serta korelasi positif bermakna antara IMT dan HOMA-IR (r=0,680; p<0,001). Namun, tidak ditemukan korelasi bermakna antara HOMA-IR dan ET-1 pada seluruh subjek (r=-0,104; p=0,379), kelompok obesitas (r=-0,105; p=0,543), maupun kelompok tidak obesitas (r=-0,034; p=0,839). Kesimpulan: Obesitas berhubungan dengan peningkatan kadar insulin dan nilai HOMA-IR pada subjek dewasa muda non-DM. Semakin tinggi IMT, semakin tinggi pula nilai HOMA-IR. Namun, kadar ET-1 serum tidak berbeda bermakna antara kelompok obesitas dan tidak obesitas, serta tidak berkorelasi secara signifikan dengan HOMA-IR. Dengan demikian, pada penelitian ini ET-1 serum belum dapat menunjukkan hubungan yang bermakna dengan resistensi insulin pada subjek obesitas maupun tidak obesitas.

Item Type: Thesis (Sp)
Uncontrolled Keywords: obesitas, endotelin-1, HOMA-IR, resistensi insulin, non-diabetes melitus
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Patologi Klinik
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 30 Sep 2026 08:30
Last Modified: 30 Sep 2026 08:30
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58596

Actions (login required)

View Item
View Item