SIAHAAN, ASTRIED NOVALIA (2026) ANALISIS KADAR KALPROTEKTIN SERUM DAN SYSTEMIC IMMUNE- INFLAMMATION INDEX TERHADAP AKTIVITAS PENYAKIT SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS = ANALYSIS OF SERUM CALPROTECTIN LEVELS AND SYSTEMIC IMMUNE-INFLAMMATION INDEX ON DISEASE ACTIVITY IN SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS. Sp thesis, Universitas Hasanunddin.
C085222012-1-2.pdf
Download (2MB)
C085222012-1OF4ge9iEHkvpNwY-20260622232459.jpg
Download (246kB)
C085222012-dp.pdf
Download (136kB)
C085222012-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang.Sistemik Lupus Eritematosus merupakan penyakit autoimun dengan manifestasi klinis yang beragam dan aktivitas penyakit yang fluktuatif, sehingga diperlukan biomarker yang akurat dalam menilai aktivitas. Kalprotektin sebagai protein penanda inflamasi dan Systemic Immune Inflammation Index (SII) sebagai indikator inflamasi yang berbasis hematologi berpotensi digunakan sebagai parameter aktivitas penyakit SLE Tujuan. Mengetahui hubungan kadar kalprotektin serum dan nilai SII terhadap aktivitas penyakit pada SLE. Metode. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang pada 77 pasien dewasa yang teridagnosis SLE di RS Wahiddin Sudirohusodo. Kadar kalprotektin serum diperiksa dengan metode ELISA dan nilai SII dihitung dari parameter hematologi (neutrofil, limfosit, dan trombosit). Aktivitas penyakit dinilai menggunakan skor Mex-SLEDAI. Analisis statistik dilakukan menggunakan Kolmogorov-Smirnov, korelasi Spearman, dan Kruskall-Wallis dengan tingkat signifikansi p≤0,05 Hasil. Nilai rata-rata kalprotektin serum adalah 304,60 pg/mL dan nilai rata-rata SII adalah 1.334,31 109/L. Tidak terdapat hubungan signifikan antara kalprotektin dengan skor Mex-SLEDAI (r=0,041; p>0,05) maupun antara SII dengan skor Mex-SLEDAI (r=0,189;p>0,05). Korelasi antara SII dengan aktivitas penyakit menunjukan hubungan positif lemah namun tidak bermakna (r=0,210 ; p=0,067). Tidak terdapat perbedaan bermakna kalprotektin serum dan nilai SII berdasarkam kategori aktivitas penyakit Kesimpulan. Tidak terdapat hubungan secara signifikan antara kadar kalprotektin serum dan nilai SII terhadap aktivitas penyakit SLE. Meskipun SII menunjukan kecenderungan meningkat pada derajat aktivitas penyakit yang lebih tinggi.
| Item Type: | Thesis (Sp) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kalprotektin, SII, Mex-SLEDAI, SLE |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Patologi Klinik |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 08:29 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 08:29 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58595 |
