PUTRI, FIFI AMELIA (2026) Strategi Pelestarian Bangkai Kapal Perang Jepang di Sungai Malili Sebagai Struktur Cagar Budaya. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
F071221034-TPQxE6NBp5Z4ecHa-20260420132314.jpeg
Download (833kB)
F071221034-1-2.pdf
Download (409kB)
F071221034-dp.pdf
Download (123kB)
F071221034-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
*Abstrak* Penelitian ini membahas strategi pelestarian bangkai kapal perang Jepang di Sungai Malili, Kabupaten Luwu Timur, sebagai struktur cagar budaya bawah air. Situs ini merupakan bukti material penting dari Perang Dunia II di Sulawesi Selatan, namun rentan terhadap kerusakan akibat dinamika hidrologi sungai dan aktivitas manusia. Dengan pendekatan kualitatif yang memadukan arkeologi bawah air dan manajemen sumber daya budaya, data diperoleh melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, serta kajian pustaka. Analisis dilakukan dengan membandingkan model pengelolaan warisan maritim yang telah mapan, seperti USAT Liberty di Tulamben, untuk menyesuaikan strategi konservasi dengan tantangan lingkungan fluvial, termasuk arus deras, sedimentasi tinggi, dan visibilitas terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pelestarian bergantung pada kombinasi stabilisasi teknis dan penguatan sosial melalui manajemen partisipatif. Kebaruan studi ini terletak pada transformasi peran masyarakat lokal, khususnya penambang pasir, menjadi aktor pelestari dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Penelitian ini menegaskan pentingnya regulasi zonasi perairan darat serta diplomasi budaya internasional guna memperkuat narasi sejarah dan menjamin keberlanjutan perlindungan situs.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Arkeologi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 07:12 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 07:12 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58569 |
