MURSYID, MUHAMMAD (2025) Hubungan Antara Profil Lipid Terhadap Pola Mikrobiota Vagina Pada Usia Reproduktif dan Menopause = The Correlation Between Lipid Profile and Vaginal Microbiota Pattern Among Reproductive and Menopausal Age. Sp thesis, Universitas Hasanunddin.
C055221005-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Perubahan mikrobiota vagina dan gangguan metabolisme lipid merupakan masalah kesehatan penting pada perempuan, terutama selama transisi menopause. Namun, hubungan antara profil lipid dengan ekosistem mikrobiota vagina belum sepenuhnya dipahami. Tujuan. Menganalisis hubungan antara profil lipid dengan komposisi mikrobiota vagina pada perempuan usia reproduktif dan menopause. Metode. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 60 perempuan (30 menopause dan 30 reproduktif). Sampel darah diambil untuk mengukur kadar profil lipid, sedangkan sampel swab vagina dianalisis menggunakan sekuensing gen 16S rRNA untuk mengidentifikasi komposisi mikrobiota. Data dianalisis secara statistik untuk mengevaluasi hubungan antara profil lipid dan pola mikrobiota vagina dengan IBM SPSS Statistics Version 30.0.0.0 (172). Hasil. Kelompok reproduktif didominasi oleh Lactobacillus dalam proporsi lebih tinggi (78,17% vs 73,02%; p=0,012), sementara kelompok menopause menunjukkan peningkatan genus anaerob seperti Dialister, Streptococcus, dan Veillonella. Selain itu, menopause memiliki keragaman mikrobiota lebih tinggi (Shannon Index 0,78 vs 0,60; p=0,020) dengan richness lebih besar (32,50 vs 20,50; p=0,004), serta prevalensi disbiosis yang jauh lebih tinggi (80% vs 20%; p=0,015). Terkait profil lipid, kadar LDL secara signifikan lebih tinggi pada menopause (119,07 vs 101,73 mg/dL; p=0,041). Analisis korelasi memperlihatkan pola hubungan yang berbeda: pada menopause, HDL rendah berkorelasi kuat dengan disbiosis (r=0,682; p<0,001) dan richness mikrobiota (r=-0,600; p<0,001), sedangkan pada reproduktif, kolesterol total dan LDL tinggi dikaitkan dengan disbiosis (r=-0,631; p<0,001) serta richness yang lebih rendah (r=-0,564; p=0,001). Kesimpulan. Terdapat hubungan antara profil lipid dan komposisi mikrobiota vagina dengan pola berbeda pada menopause dan reproduktif. Pada menopause, HDL rendah berkorelasi dengan disbiosis, sementara pada reproduktif, LDL dan kolesterol total lebih berpengaruh. Temuan mengindikasikan interaksi kompleks antara status hormonal, metabolik, dan mikrobiota, dengan kelimpahan Lactobacillus yang lebih tinggi pada perempuan reproduktif.
| Item Type: | Thesis (Sp) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | mikrobiota vagina, profil lipid, menopause, disbiosis, HDL, LDL. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Obstetri Dan Ginekologi |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 06:07 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 06:07 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58538 |
