Hubungan Ekspresi Interleukin 33 Dengan Respon Kemoterapi Neoadjuvant Pasien Kanker Payudara Stadium Lanjut Lokal = Association Between Interleukin-33 Expression and Clinical Response in Patients with Locally Advanced Breast Cancer Receiving Neoadjuvant Chemotherapy


PUTRA, RACHMAD MEYLIANDRY (2026) Hubungan Ekspresi Interleukin 33 Dengan Respon Kemoterapi Neoadjuvant Pasien Kanker Payudara Stadium Lanjut Lokal = Association Between Interleukin-33 Expression and Clinical Response in Patients with Locally Advanced Breast Cancer Receiving Neoadjuvant Chemotherapy. Sp thesis, Universitas Hasanunddin.

[thumbnail of sampul] Image (sampul)
C028232006- cover.jpeg

Download (75kB)
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
C028232006- bab 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
C028232006- dapus.pdf

Download (223kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
C028232006-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 April 2028.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK RACHMAD MEYLIANDRY PUTRA. Hubungan Ekspresi Interleukin-33 dengan Respons Kemoterapi Neoadjuvan pada Kanker Payudara Stadium Lanjut Lokal (dibimbing oleh Nilam Smaradhania, Indra, dan Berti Nelwan). Kanker payudara stadium lanjut lokal (Locally advanced breast cancer/ LABC) menunjukkan variabilitas antarpasien yang mendalam dalam merespons kemoterapi neoadjuvant (NAC). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi nilai prediktif ekspresi protein Interleukin-33 (IL-33) intraseluler praperawatan terhadap respons klinis NAC pada pasien dengan LABC. Studi observasional prospektif ini melibatkan 54 pasien wanita yang didiagnosis dengan LABC. Spesimen jaringan tumor prakemoterapi dianalisis melalui imunohistokimia untuk mengukur ekspresi IL-33 intraseluler, yang selanjutnya dikategorikan sebagai positif atau negatif berdasarkan H-score. Setelah penyelesaian NAC, respons klinis dievaluasi menggunakan kriteria RECIST dan dikelompokkan menjadi kelompok responsif dan tidak responsif. Analisis statistik menggabungkan uji Chi-square dan regresi logistik ganda. Mayoritas pasien (74,1%; n = 40) menunjukkan ekspresi IL-33 intraseluler positif. Kohort positif IL-33 menunjukkan tingkat respons klinis yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan kohort negatif (70,0% vs 35,7%; p = 0,024). Analisis multivariabel mengonfirmasi bahwa ekspresi IL-33 positif merupakan prediktor independen yang kuat untuk respons klinis yang menguntungkan (OR yang disesuaikan = 5,01; IK 95%: 1,12-22,32; p = 0,035), bersama dengan subtype molekuler luminal (OR yang disesuaikan = 8,73; IK 95%: 2,29-33,28; p = 0,002). Ekspresi protein IL-33 intraseluler berfungsi sebagai predictor independen yang signifikan dengan respons klinis terhadap NAC pada LABC. Biomarker ini menawarkan nilai prediktif tambahan di luar parameter subtype molekuler standar, sehingga memfasilitasi manajemen onkologi yang lebih presisi dan terpersonalisasi. Kata kunci: interleukin-33, kanker payudara stadium lanjut lokal kemoterapi neoadjuvant, imunohistokimia

Item Type: Thesis (Sp)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: interleukin-33, kanker payudara stadium lanjut lokal kemoterapi neoadjuvant, imunohistokimia
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Bedah
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 28 Sep 2026 05:09
Last Modified: 28 Sep 2026 05:09
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58520

Actions (login required)

View Item
View Item