PREFRENSI MASYARAKAT TERHADAP PENGEMBANGAN TEMPAT PEMAKAMAN NONAKTIF BERDASARKAN ESTETIKA DESAIN DI TEMPAT PEMAKAMAN UMUM (TPU) MACCINI MAKASSAR


AWALUDDIN, MUHAMMAD (2026) PREFRENSI MASYARAKAT TERHADAP PENGEMBANGAN TEMPAT PEMAKAMAN NONAKTIF BERDASARKAN ESTETIKA DESAIN DI TEMPAT PEMAKAMAN UMUM (TPU) MACCINI MAKASSAR. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of G011221122-bj4eQ72RwaXKvFto-20260715191603.pdf] Text
G011221122-bj4eQ72RwaXKvFto-20260715191603.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Keterbatasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan perkotaan menjadi permasalahan serius yang dihadapi banyak kota di Indonesia, termasuk Kota Makassar. Tempat Pemakaman Umum (TPU) Islam Maccini seluas 18.758 m² yang berlokasi di Jalan Maccini Kidul, Kecamatan Makassar, merupakan salah satu lahan potensial yang dapat dioptimalkan. Perbedaan kategorisasi lahan antara Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BALITBANGDA) yang mengklasifikasikannya sebagai area pemakaman dan Dinas Lingkungan Hidup yang mengklasifikasikannya sebagai RTH mendorong perlunya kajian preferensi masyarakat terhadap pemanfaatan lahan tersebut. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengetahui preferensi masyarakat berdasarkan estetika desain terkait penerapan desain RTH Taman Kota atau Pemakaman dengan konsep modern pada TPU Maccini Makassar. Metode. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dan kuantitatif. Simulasi desain lanskap tiga dimensi dibuat dalam dua konsep, yaitu Taman Kota dan Pemakaman, masing-masing sebanyak 12 gambar perspektif. Penilaian kualitas visual dilakukan menggunakan metode Scenic Beauty Estimation (SBE) terhadap 30 responden yang merupakan warga sekitar tapak. Hasil. Hasil kuesioner preferensi menunjukkan bahwa 86,7% responden mendukung penataan ulang TPU Maccini menjadi taman kota, dengan alasan utama menambah RTH Kota Makassar (50%) dan belum tersedianya taman kota di kawasan Maccini (26,7%). Sementara itu, 56,7% responden menyetujui pembukaan kembali TPU dengan konsep modern. Berdasarkan hasil analisis SBE, konsep Taman Kota memperoleh penilaian estetika lebih tinggi dibandingkan konsep Pemakaman, dengan nilai SBE tertinggi sebesar 48,15 pada View 1. Elemen desain yang mendorong tingginya nilai SBE meliputi penataan vegetasi formal, jalur sirkulasi terstruktur, gazebo, dan elemen rekreatif yang beragam. Kesimpulan. Taman Kota direkomendasikan sebagai desain akhir pengembangan Tempat Pemakaman Umum Maccini Makassar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: Unnamed user with username Masnah
Date Deposited: 28 Sep 2026 03:11
Last Modified: 28 Sep 2026 03:11
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58510

Actions (login required)

View Item
View Item