JALALUDDIN, NUR INAYAH AZZAHRA (2026) Hubungan antara Screen Time dan Aktivitas Fisik dengan Kebugaran Kardiorespirasi pada Remaja Awal di SMP Negeri 1 Enrekang. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R021221058-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Rendahnya kebugaran kardiorespirasi pada remaja menjadi masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk aktivitas fisik dan screen time. Perkembangan teknologi digital menyebabkan peningkatan screen time yang berpotensi menurunkan aktivitas fisik serta memengaruhi kebugaran kardiorespirasi pada siswa SMP. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara screen time dan aktivitas fisik dengan kebugaran kardiorespirasi pada remaja awal di SMP Negeri 1 Enrekang. Metode. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 149 responden dengan Indeks Masa Tubuh Normal, melalui teknik purposive sampling. Pengukuran Screen Time dilakukan menggunakan kuesioner QueST dan Aktivitas Fisik dilakukan menggunakan kuesioner PAQ-A, sedangkan Kebugaran Kardiorespirasi diukur menggunakan Multistage Fitness Test. Data diolah secara statistik menggunakan uji korelasi Spearman melalui program SPSS. Hasil. Uji statistic menggunakan uji spearman, didapatkan hasil hubungan screen time dengan kebugaran kardiorespirasi memiliki nilai koefisien korelasi (r) sebesar -0,079 dengan nilai p sebesar 0,335 (p>0,05). Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara screen time dengan kebugaran kardiorespirasi. Sementara untuk hasil hubungan antara aktivitas fisik dengan kebugaran kardiorespirasi menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,525 dengan nilai p sebesar 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kebugaran kardiorespirasi. Namun, secara simultan screen time dan aktivitas fisik memiliki hubungan yang signifikan dengan kebugaran kardiorespirasi. Kesimpulan. Kebugaran kardiorespirasi tidak dipengaruhi oleh satu faktor tunggal, melainkan merupakan hasil interaksi berbagai faktor yang saling berkaitan. Meskipun pada analisis bivariat screen time tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kebugaran kardiorespirasi, namun ketika dianalisis secara simultan bersama aktivitas fisik, hubungan yang signifikan mulai terlihat. Kondisi ini mengindikasikan bahwa aktivitas fisik diduga berperan dalam memengaruhi hubungan antara screen time dan kebugaran kardiorespirasi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Keperawatan |
| Depositing User: | Unnamed user with username Masnah |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 05:46 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 05:46 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58463 |
