Diagnosis dan Tata Laksana Terapi Kasus Gout Arthritis pada Kura-Kura Darat (Centrochelys sulcata) di Dokter Hewan Exotic Jogja = Diagnosis and Therapeutic Management of Gout Arthritis in African Spurred Tortoise (Centrochelys sulcata) at Dokter Hewan Exotic Jogja


AYUNI, AULIA REISYA (2026) Diagnosis dan Tata Laksana Terapi Kasus Gout Arthritis pada Kura-Kura Darat (Centrochelys sulcata) di Dokter Hewan Exotic Jogja = Diagnosis and Therapeutic Management of Gout Arthritis in African Spurred Tortoise (Centrochelys sulcata) at Dokter Hewan Exotic Jogja. Sp thesis, Universitas Hasanunddin.

[thumbnail of C024242014-fulll.pdf] Text
C024242014-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Gout arthritis merupakan gangguan metabolisme yang umum ditemukan pada reptil akibat akumulasi kristal asam urat pada persendian yang menyebabkan inflamasi, nyeri, dan gangguan mobilitas. Laporan kasus ini bertujuan untuk menjelaskan proses diagnosis dan tata laksana terapi pada kura-kura darat Sulcata (Centrochelys sulcata) yang mengalami gout arthritis di Dokter Hewan Exotic Jogja. Hewan kasus adalah kura-kura Sulcata jantan berumur 2,5 tahun dengan keluhan lemas, anoreksia, pembengkakan dan kemerahan pada kedua sendi kaki belakang, serta ketidakmampuan menopang tubuh. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya pembengkakan pada kaki belakang dan kondisi pyramiding pada karapas. Pemeriksaan penunjang dilakukan melalui radiografi X-Ray, hematologi darah, kimia darah, dan uji Rivalta. Hasil radiografi menunjukkan struktur radiopaque pada persendian kaki belakang yang mengarah pada keberadaan tophus. Pemeriksaan kimia darah menunjukkan peningkatan Blood Urea Nitrogen (BUN) yang mengindikasikan gangguan metabolisme protein dan fungsi ginjal. Uji Rivalta menunjukkan hasil positif berupa presipitasi yang mengarah pada proses inflamasi. Berdasarkan anamnesa, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, hewan kasus didiagnosis mengalami gout arthritis dengan prognosa dubius-fausta. Terapi dilakukan dengan pemberian Allopurinol 20 mg/kg PO selama 30 hari untuk menurunkan produksi asam urat dan Tramadol 10 mg/kg IM sebagai analgesik apabila hewan merasakan nyeri yang ditandai dengan penurunan nafsu makan. Selain itu dilakukan perbaikan manajemen pemeliharaan berupa pemasangan roda penyangga dan pengaturan diet rendah protein serta tinggi serat. Hewan kasus menunjukkan perubahan kondisi yang signifikan pada bulan ke-2 perawatan yang ditandai dengan hewan yang kembali aktif, pembengkakan yang mereda dan peningkatan nafsu makan.

Item Type: Thesis (Sp)
Uncontrolled Keywords: Allopurinol, Gout arthritis, Kimia darah, Tortoise
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Profesi Dokter Hewan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 29 Sep 2026 07:48
Last Modified: 29 Sep 2026 07:48
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58443

Actions (login required)

View Item
View Item