HUBUNGAN POLA MAKAN DAN KUALITAS TIDUR DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN TAKALAR


FEBRIYANTI, FEBRIYANTI (2026) HUBUNGAN POLA MAKAN DAN KUALITAS TIDUR DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN TAKALAR. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of K042232018-fulll.pdf] Text
K042232018-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

FEBRIYANTI. Hubungan pola makan dan kualitas tidur dengan peningkatan berat badan pada ibu hamil di Kabupaten Takalar (dibimbing oleh Veni Hadju dan Citrakesumasari). Latar Belakang. Peningkatan berat badan selama kehamilan merupakan indikator penting dalam menilai status kesehatan ibu dan pertumbuhan janin. Kenaikan berat badan yang tidak sesuai dengan rekomendasi Institute of Medicine (IOM), baik kurang maupun berlebih, dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan bayi. Pola makan dan kualitas tidur merupakan faktor perilaku yang diduga berperan dalam memengaruhi peningkatan berat badan ibu hamil. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola makan dan kualitas tidur dengan peningkatan berat badan pada ibu hamil di Kabupaten Takalar. Metode. Penelitian longitudinal prospektif ini melibatkan 280 ibu hamil pada trimester pertama dan kedua. Pola makan dinilai menggunakan Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), sedangkan kualitas tidur dinilai menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik berganda. Hasil. Sebanyak 280 ibu hamil berpartisipasi dalam penelitian ini. Sebagian besar mengalami peningkatan berat badan kurang dari rekomendasi (44,3%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa frekuensi konsumsi makanan pokok (p = 0,046), lauk hewani (p = 0,047), lauk nabati (p = 0,031), asupan energi (p = 0,011), asupan karbohidrat (p = 0,022), dan kualitas tidur (p = 0,035) memiliki hubungan yang signifikan dengan peningkatan berat badan wanita hamil. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa asupan lemak (p=0,007; OR=2,434; 95% Cl;1,281-4,624) dan kualitas tidur (p =0,014; OR =1,970; 95% Cl; 1,149-3,378) merupakan faktor yang paling berpengaruh dengan peningkatan berat badan wanita hamil di Kabupaten Takalar. Kesimpulan. Pola makan dan kualitas tidur berhubungan dengan peningkatan berat badan selama kehamilan. Asupan lemak dan kualitas tidur diidentifikasi sebagai faktor utama yang berhubungan dengan peningkatan berat badan selama kehamilan. Peningkatan status gizi ibu dan kualitas tidur dapat membantu mencapai peningkatan berat badan selama kehamilan yang sesuai dengan rekomendasi.

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with username Masnah
Date Deposited: 29 Sep 2026 01:09
Last Modified: 29 Sep 2026 01:09
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58345

Actions (login required)

View Item
View Item