QYUS P, A. MUH. KHAWAIZ KHAWARIZMI (2026) KARAKTERISTIK JENIS-JENIS GLAUKOMA (PRIMARY OPEN-ANGLE, PRIMARY CLOSED-ANGLE, CONGENITAL, DAN DRUG INDUCED) ADA PASIEN DI KOTA MAKASSAR TAHUN 2024: STUDI RETROSPEKTIF MULTI-RUMAH SAKIT = CHARACTERISTICS OF DIFFERENT TYPES OF GLAUCOMA (PRIMARY OPEN-ANGLE, PRIMARY CLOSED-ANGLE, CONGENITAL, AND DRUG-INDUCED) AMONG PATIENTS IN MAKASSAR CITY IN 2024: A RETROSPECTIVE DESCRIPTIVE MULTI-HOSPITAL STUDY. Skripsi thesis, Universitas Hasanunddin.
C011221255-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Glaukoma merupakan penyakit mata kronis yang menjadi penyebab utama kebutaan permanen di dunia. Penyakit ini sering berkembang tanpa gejala awal sehingga banyak kasus terdiagnosis pada stadium lanjut. Oleh karena itu, diperlukan gambaran karakteristik jenis-jenis glaukoma untuk mendukung deteksi dini dan penatalaksanaan yang tepat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik jenis-jenis glaukoma serta mengidentifikasi jenis glaukoma yang paling dominan pada pasien di Kota Makassar tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif retrospektif dengan data sekunder berupa rekam medis pasien glaukoma di beberapa rumah sakit di Kota Makassar tahun 2024. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 1.059 pasien. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi karakteristik pasien berdasarkan usia, jenis kelamin, tekanan intraokular (TIO), visus, dan jenis glaukoma Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa jenis glaukoma terbanyak adalah Primary Open-Angle Glaucoma (POAG) sebanyak 670 kasus, diikuti Primary Closed-Angle Glaucoma (PACG) sebanyak 359 kasus, drug-induced glaucoma sebanyak 25 kasus, dan glaukoma kongenital sebanyak 5 kasus. Mayoritas pasien berada pada kelompok usia 45–64 tahun dan >64 tahun serta didominasi oleh perempuan. Sebagian besar pasien memiliki TIO dalam rentang 10–21 mmHg, namun terdapat pula kasus dengan tekanan tinggi. Selain itu, ditemukan proporsi kebutaan yang cukup tinggi pada saat diagnosis, menunjukkan keterlambatan deteksi penyakit. Kesimpulan: Primary Open-Angle Glaucoma merupakan jenis glaukoma yang paling dominan di Kota Makassar tahun 2024. Karakteristik pasien didominasi oleh usia dewasa hingga lansia dengan derajat gangguan penglihatan yang cukup berat. Oleh karena itu, diperlukan upaya deteksi dini dan edukasi masyarakat untuk mencegah kebutaan akibat glaukoma.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Glaukoma, Karakteristik Pasien, Makassar |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 00:30 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 00:30 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58339 |
