“KARAKTERISTIK KLINIS PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS TAMAMAUNG PERIODI JANUARI 2025-JULI 2025” = "CLINICAL CHARACTERISTICS OF TYPE 2 DIABETES MELLITUS PATIENTS AT THE TAMAMAUNG PUBLIC HEALTH CENTER, JANUARY 2025-JULY 2025"


PARAWANSA, MUHAMMAD ALDI (2026) “KARAKTERISTIK KLINIS PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS TAMAMAUNG PERIODI JANUARI 2025-JULI 2025” = "CLINICAL CHARACTERISTICS OF TYPE 2 DIABETES MELLITUS PATIENTS AT THE TAMAMAUNG PUBLIC HEALTH CENTER, JANUARY 2025-JULY 2025". Skripsi thesis, Universitas Hasanunddin.

[thumbnail of C011221237-fullll.pdf] Text
C011221237-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (895kB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 merupakan penyakit gangguan metabolik kronis yang angka kejadiannya terus meningkat dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi jika tidak ditangani dengan baik. Mengetahui karakteristik klinis pasien sangat penting untuk mengevaluasi faktor risiko dan mengoptimalkan penatalaksanaan penyakit ini. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik klinis serta faktor yang berhubungan dengan komplikasi dan kontrol glikemik (HbA1c) pada pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Tamamaung periode Januari 2025 – Juli 2025.Metode: Penelitian ini merupakan studi retrospektif yang menggunakan data sekunder berupa rekam medik. Sampel penelitian berjumlah 85 pasien DM Tipe 2 yang memenuhi kriteria inklusi dan diambil menggunakan metode total sampling. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji statistik Chi-Square dan Likelihood Ratio pada tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara jenis kelamin dengan kejadian komplikasi (p = 0,024), di mana pasien perempuan memiliki tingkat komplikasi yang lebih tinggi (36,4%) dibandingkan pasien laki-laki (13,3%). Ditemukan juga hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kontrol HbA1c (p = 0,034), dengan kelompok overweight memiliki proporsi kegagalan target glikemik tertinggi yakni 93,3%. Selain itu, terdapat hubungan bermakna antara jenis kelamin dengan kontrol HbA1c (p = 0,038), di mana 71,7% pasien perempuan memiliki status glikemik tidak terkontrol. Di sisi lain, kategori usia terbukti tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian komplikasi (p = 0,213) maupun kontrol HbA1c (p = 0,121). Secara deskriptif, seluruh pasien (100%) yang telah menderita DM selama 5 tahun atau lebih menunjukkan status HbA1c yang tidak terkontrol. Kesimpulan: Faktor jenis kelamin dan Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan karakteristik klinis yang memiliki hubungan signifikan terhadap tingginya risiko komplikasi serta buruknya kontrol glikemik (HbA1c) pada pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Tamamaung.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, Karakteristik Klinis, HbA1c, Komplikasi, Indeks Massa Tubuh (IMT).
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 28 Sep 2026 08:20
Last Modified: 28 Sep 2026 08:20
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58336

Actions (login required)

View Item
View Item