PERAN CLINICAL CARE MANAGER OLEH MAHASISWA PROFESI NERS DALAM OPTIMALISASI INTERVENSI KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN KEBUTUHAN MOBILISASI DAN AKTIVITAS DI RUANG RAWAT INAP LONTARA 1 RSUP DR.WAHIDIN SUDIROHUSODO = THE ROLE OF CLINICAL CARE MANAGER BY NURSING PROFESSION STUDENTS IN OPTIMIZING NURSING INTERVENTIONS FOR PATIENTS WITH MOBILITY AND ACTIVITY NEEDS IN LONTARA 1 INPATIENT WARD, RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO


NURISMI, NURISMI (2026) PERAN CLINICAL CARE MANAGER OLEH MAHASISWA PROFESI NERS DALAM OPTIMALISASI INTERVENSI KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN KEBUTUHAN MOBILISASI DAN AKTIVITAS DI RUANG RAWAT INAP LONTARA 1 RSUP DR.WAHIDIN SUDIROHUSODO = THE ROLE OF CLINICAL CARE MANAGER BY NURSING PROFESSION STUDENTS IN OPTIMIZING NURSING INTERVENTIONS FOR PATIENTS WITH MOBILITY AND ACTIVITY NEEDS IN LONTARA 1 INPATIENT WARD, RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of R014242052-fullll.pdf] Text
R014242052-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 September 2028.

Download (894kB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Mobilisasi dan aktivitas merupakan kebutuhan dasar pasien rawat inap yang berperan penting dalam mempertahankan fungsi fisik dan mencegah komplikasi akibat imobilisasi. Namun, dalam praktik pelayanan keperawatan, intervensi mobilisasi seperti latihan Range of Motion (ROM) sering tidak terlaksana secara konsisten akibat tingginya beban kerja perawat dan keterbatasan pengawasan klinis. Dalam Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP), Clinical Care Manager (CCM) memiliki peran strategis dalam menjamin mutu asuhan keperawatan melalui fungsi supervisi, koordinasi, dan evaluasi klinis, meskipun tidak bertindak sebagai pelaksana langsung tindakan keperawatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran Clinical Care Manager (CCM) dalam mengoptimalisasi implementasi intervensi mobilisasi dan aktivitas yang dilaksanakan oleh perawat primer dan perawat asosiet, serta dampaknya terhadap peningkatan kemampuan fungsional pasien di Ruang Rawat Inap Lontara 1 RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus pada delapan pasien yang mengalami gangguan mobilitas fisik dan/atau intoleransi aktivitas. Intervensi mobilisasi berupa latihan ROM dilaksanakan oleh perawat pelaksana sesuai rencana asuhan keperawatan. Peran CCM dilakukan melalui supervisi klinis, pemantauan keterlaksanaan intervensi, validasi dokumentasi, dan evaluasi respons pasien. Kemampuan fungsional pasien diukur menggunakan Barthel Index sebelum (pre) dan sesudah (post) intervensi. Hasil: Seluruh pasien (100%) pada fase pre intervensi berada pada kondisi ketergantungan fungsional dengan rata-rata skor Barthel Index 6,5. Setelah intervensi ROM diberikan secara konsisten dengan supervisi CCM, tujuh dari delapan pasien (87,5%) mengalami peningkatan skor Barthel Index dengan rata-rata skor meningkat menjadi 9,25. Tingkat keterlaksanaan intervensi oleh perawat pelaksana menunjukkan variasi antar shift. Kesimpulan: Peran Clinical Care Manager (CCM) berkontribusi secara tidak langsung dalam mengoptimalkan intervensi mobilisasi melalui supervisi, koordinasi, dan evaluasi berkelanjutan, sehingga mendukung peningkatan kemampuan fungsional pasien selama masa perawatan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Clinical Care Manager, Mobilisasi, Range of Motion, Barthel Index, Asuhan Keperawatan
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Profesi Keperawatan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 28 Sep 2026 05:40
Last Modified: 28 Sep 2026 05:40
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58273

Actions (login required)

View Item
View Item