RESILIENSI MASYARAKAT LOKAL TERHADAP PERUBAHAN LANSKAP EKOLOGI KAWASAN INDUSTRI TAMBANG NIKEL DI MOROSI KABUPATEN KONAWE = RESILIENCE OF LOCAL COMMUNITIES TOWARDS CHANGES IN THE NICKEL MINING INDUSTRIAL AREA IN MOROSI, KONAWE REGENCY


RIVAI, NENING FEBRIYANI (2026) RESILIENSI MASYARAKAT LOKAL TERHADAP PERUBAHAN LANSKAP EKOLOGI KAWASAN INDUSTRI TAMBANG NIKEL DI MOROSI KABUPATEN KONAWE = RESILIENCE OF LOCAL COMMUNITIES TOWARDS CHANGES IN THE NICKEL MINING INDUSTRIAL AREA IN MOROSI, KONAWE REGENCY. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
E042241002-bFDJaEu9KhNQp5fg-20260420231705.jpg

Download (366kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E042241002-1-2.pdf

Download (526kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E042241002-dp.pdf

Download (315kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
E042241002-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 17 September 2028.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan lanskap ekologis yang terjadi akibat hadirnya industri tambang nikel di Kecamatan Morosi dan memahami bagaimana masyarakat lokal merespons perubahan tersebut melalui berbagai bentuk resiliensi sosial-ekologis. Perkembangan industri yang pesat telah membawa perubahan terhadap kondisi lingkungan, struktur ekonomi dan dinamika sosial masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan masyarakat lokal serta dokumentasi terhadap perubahan ruang dan aktivitas di sekitar kawasan industri. Analisis penelitian ini menggunakan kerangka teori resiliensi sosial-ekologis yang dikemukakan oleh C.S Holling da Lance H. Gunderson untuk memahami dinamika perubahan sistem sosial-ekologis masyarakat. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kehadiran industri tambang telah menyebabkan perubahan lanskap ekologis yang ditandai dengan alih fungsi lahan pertanian dan perikanan menjadi kawasan industri yang mengakibatkan menurunnya kualitas sumber daya alam yang sebelumnya merupakan sumber penghidupan masyarakat. Perubahan tersebut memunculkan konsekuensi sosial-ekonomi, seperti bergesernya sumber penghidupan, munculnya peluang ekonomi baru, dan ketegangan dalam relasi sosial akibat ketimpangan. Dalam merespon kondisi tersebut, masyarakat Morosi menunjukkan berbagai bentuk kapasitas resiliensi. Kapasitas bertahan, kapasitas beradaptasi, dan kapasitas bertransformasi. Dalam kerangka adaptive cycle, dinamika yang ditunjukan oleh masyarakat Morosi memperlihatkan bahwa masyarakat Morosi mengalami proses transisi dari sistem penghidupan berbasis sumber daya alam menuju sistem ekonomi yang terintegrasi dengan aktivitas industri.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Resiliensi masyarakat, Industri Tambang, lanskap ekologi, strategi adaptif, siklus adaptif.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Antropologi
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 26 Sep 2026 06:00
Last Modified: 26 Sep 2026 06:00
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58203

Actions (login required)

View Item
View Item