Pertumbuhan dan Produksi Kentang (Solanum Tuberosum L.) G2 pada Pemberian Biochar Tempurung Kelapa dan Air Kelapa Muda Fermentasi Pertumbuhan dan Produksi Kentang (Solanum Tuberosum L.) G2 pada Pemberian Biochar Tempurung Kelapa dan Air Kelapa Muda Fermentasi = Growth and Production of Potato (Solanum Tuberosum L.) G2 with Coconut Shell Biochar and Fermented Young Coconut Water Growth and Production of Potato (Solanum Tuberosum L.) G2 with Coconut Shell Biochar and Fermented Young Coconut Water


ASTUTI, ASTI AYU (2026) Pertumbuhan dan Produksi Kentang (Solanum Tuberosum L.) G2 pada Pemberian Biochar Tempurung Kelapa dan Air Kelapa Muda Fermentasi Pertumbuhan dan Produksi Kentang (Solanum Tuberosum L.) G2 pada Pemberian Biochar Tempurung Kelapa dan Air Kelapa Muda Fermentasi = Growth and Production of Potato (Solanum Tuberosum L.) G2 with Coconut Shell Biochar and Fermented Young Coconut Water Growth and Production of Potato (Solanum Tuberosum L.) G2 with Coconut Shell Biochar and Fermented Young Coconut Water. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
G011221073-pc1NyCSif7nJomFT-20260526082520.png

Download (803kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
G011221073-1-2.pdf

Download (242kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
G011221073-dp.pdf

Download (145kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
G011221073-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Permintaan terhadap kentang terus meningkat setiap tahunnya seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat. Namun, peningkatan produktivitas kentang masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait efisiensi penggunaan hara (Nutrient Use Efficiency/NUE) dan degradasi tanah. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk memperbaiki kesuburan tanah, salah satunya melalui pemanfaatan bahan organik seperti biochar tempurung kelapa dan air kelapa muda fermentasi. Tujuan. Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh biochar tempurung kelapa dan air kelapa muda fermentasi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kentang (Solanum tuberosum L). Metode. Faktor pertama adalah biochar tempurung kelapa yang terdiri atas 3 taraf yaitu 0 ton/ha, 6 ton/ha, 12 ton/ha. Faktor kedua adalah air kelapa muda fermentasi yang terdiri dari 4 taraf yaitu 0 mL/L, 250 mL/L, 500 mL/L, 750 mL/L. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa perlakuan biochar tempurung kelapa 12 t/ha dan air kelapa muda fermentasi 500 mL/L memberikan hasil terbaik terhadap bobot per umbi (62,83g). Perlakuan biochar tempurung kelapa 12 t/ha menghasilkan nilai tertinggi pada klorofil a (0,020 mg/L), klorofil total (0,029mg/L), panjang umbi (5,06cm), diameter umbi (39,10mm), jumlah umbi (10,12), klasifikasi umbi grade C (53,84%), bobot umbi pertanaman (406,79g) dan produksi umbi perhektar (13,16t/ha). Air kelapa muda fermentasi 500 mL/L menghasilkan nilai tertinggi pada jumlah daun (29,89 helai), klorofil a (0,022 mg/L), klorofil b (0,007 mg/L), klorofil total (0,029mg/L), bobot umbi pertanaman (413,97g) dan produksi umbi perhektar (13,19t/ha). Kesimpulan. Pemberian biochar tempurung kelapa 12 t/ha dan air kelapa muda fermentasi 500 mL/L efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kentang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Air kelapa, biochar, kentang, tempurung kelapa
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 26 Sep 2026 05:45
Last Modified: 26 Sep 2026 05:45
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58188

Actions (login required)

View Item
View Item