PENGARUH KARAKTERISTIK USAHA SAPI POTONG DALAM ADOPSI INSEMINASI BUATAN (IB) DI KECAMATAN HERLANG, KABUPATEN BULUKUMBA=THE EFFECT OF BEEF CATTLE BUSINESS CHARACTERISTICS ON THE ADOPTION OF ARTIFICIAL INSEMINATION (AI) IN HERLANG DISTRICT, BULUKUMBA REGENCY


PUTRA PRATAMA, MUH ADJIE (2025) PENGARUH KARAKTERISTIK USAHA SAPI POTONG DALAM ADOPSI INSEMINASI BUATAN (IB) DI KECAMATAN HERLANG, KABUPATEN BULUKUMBA=THE EFFECT OF BEEF CATTLE BUSINESS CHARACTERISTICS ON THE ADOPTION OF ARTIFICIAL INSEMINATION (AI) IN HERLANG DISTRICT, BULUKUMBA REGENCY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
I011211049-a0svhF1obMIzYjt8-20250812185610.jpg

Download (345kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
I011211049-1-2.pdf

Download (329kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
I011211049-dp.pdf

Download (208kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
I011211049-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 August 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini menganalisis pengaruh karakteristik usaha terhadap adopsi teknologi Inseminasi Buatan (IB) pada peternakan sapi potong di Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba. Kecamatan Herlang dipilih karena fenomena unik dimana wilayah ini hanya menyumbang 6,87% dari total populasi sapi potong kabupaten (64.265 ekor), namun mencapai realisasi IB tertinggi sebesar 2.039 ekor (21,53% dari total pelaksanaan IB kabupaten). Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, penelitian melibatkan 80 peternak yang dipilih secara purposive dan dianalisis melalui regresi logistik biner. Hasil uji omnibus menunjukkan model signifikan (χ²=28,527; p<0,001) dengan nilai Nagelkerke R² sebesar 0,403, yang berarti model mampu menjelaskan 40,3% variasi keputusan adopsi IB. Temuan utama menunjukkan bahwa sumber modal berpengaruh signifikan terhadap adopsi IB. Peternak yang mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) memiliki peluang 9 kali lebih besar untuk mengadopsi IB dibandingkan yang menggunakan modal internal (p=0,003). Sebaliknya, peternak yang merintis usaha mandiri memiliki peluang lebih kecil mengadopsi IB (Exp(B)=0,217; p=0,022) dibandingkan yang melanjutkan usaha warisan. Skala usaha menunjukkan kecenderungan positif namun belum signifikan (p=0,062), sedangkan lama usaha tidak berpengaruh nyata (p=0,926). Model penelitian memiliki tingkat akurasi 77,5%, menegaskan bahwa karakteristik internal usaha berperan penting dalam mendorong adopsi teknologi reproduksi ternak. Hasil penelitian merekomendasikan pengembangan peternakan rakyat yang difokuskan pada pemberdayaan berbasis data, perluasan akses pembiayaan, dan penyuluhan sesuai konteks lokal untuk mendorong adopsi teknologi IB yang berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Karakteristik Usaha, Inseminasi Buatan, Sapi Potong, Kecamatan Herlang, Regresi Logistik.
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions (Program Studi): Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 21 Sep 2026 07:46
Last Modified: 21 Sep 2026 07:46
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58180

Actions (login required)

View Item
View Item