KALSUM K., UMMU (2026) EKSPLORASI DAN KARAKTERISASI MORFOLOGI TANAMAN MARKISA UNGU (Passiflora edulis f. edulis Sims) DI KABUPATEN GOWA, SINJAI DAN JENEPONTO = Exploration and Morphological Characterization of Purple Passion Fruit (Passiflora edulis f. edulis Sims) in Gowa, Sinjai and Jeneponto Regencies. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G011211271-KN1nIcXJUoxa2Sr8-20260601015011.png
Download (206kB)
G011211271-1-2.pdf
Download (519kB)
G011211271-dp.pdf
Download (216kB)
G011211271-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
UMMU KALSUM. Eksplorasi dan Karakterisasi Morfologi Tanaman Markisa Ungu (Passiflora edulis f. edulis Sims) di Kabupaten Gowa, Sinjai dan Jeneponto (dibimbing oleh Rinaldi Sjahrir dan Syatrianty A. Syaiful) Latar Belakang. Markisa merupakan tanaman tropis yang memiliki prospek di Indonesia, baik sebagai buah segar maupun produk olahan. Markisa pada tahun 90-an memiliki produksi yang cukup tinggi di Sulawesi Selatan, produksi semakin menurun tiap tahunnya hingga pada tahun 2022 balai pertanian sudah tidak memiliki data terkait produksi markisa di Sulawesi Selatan. Eksplorasi merupakan kegiatan lapangan dengan melakukan perjalanan ke suatu lokasi untuk mencari, mengumpulkan, mendata sumber-sumber genetik tanaman. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi, karakterisasi, dan koleksi terhadap markisa ungu yang cenderung mengalami erosi genetik. Metode. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan eksplorasi Lokasi pertanaman Markisa, kemudian dilakukan karakterisasi berdasarkan UPOV. Analisis jarak genetik dianalisis menggunakan Agglomerative Hierarcichal Clustering (AHC) metode Unweighted Pair-Group Method with Arithmatic Averaging (UPGMA) dengan software XLSTAT untuk membuat dendogram. Hasil. Keberadaan markisa di lokasi penelitian masih dijumpai, namun markisa ungu relatif sulit ditemukan. Kondisi ini diduga disebabkan oleh pergeseran jenis tanaman yang dibudidayakan serta rendahnya kemampuan adaptasi dan pertumbuhan markisa ungu. Pemerintah setempat telah melakukan upaya penanaman kembali, namun masih menghadapi kendala dalam aspek budidaya. Hasil analisis klaster berdasarkan karakter morfologi menunjukkan terbentuknya dua klaster utama dengan tingkat ketidakmiripan sebesar 69,4%. Kesimpulan. Markisa ungu di Sulawesi Selatan mengalami penurunan akibat perubahan penggunaan lahan, penggunaan bahan kimia pertanian, serangan penyakit, serta pergeseran komoditas pertanian masyarakat menuju tanaman hortikultura yang lebih menguntungkan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Eksplorasi; Markisa; Morfologi |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 26 Sep 2026 05:03 |
| Last Modified: | 26 Sep 2026 05:03 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58154 |
