PENERAPAN MODEL GEO-AI BERBASIS WEBGIS DAN AUTOMASI WORKFLOW N8N DALAM ANALISIS SPASIAL KESESUAIAN LAHAN, STUDI KASUS: KOMODITAS TANAMAN SEMANGKA DI KABUPATEN BARRU = Application of WebGIS-Based Geo-AI Model and n8n Workflow Automation in Spatial Land Suitability Analysis, Case Study: Watermelon Commodity in Barru Regency


RESKI ALVIANSYAH, HERFIADI (2026) PENERAPAN MODEL GEO-AI BERBASIS WEBGIS DAN AUTOMASI WORKFLOW N8N DALAM ANALISIS SPASIAL KESESUAIAN LAHAN, STUDI KASUS: KOMODITAS TANAMAN SEMANGKA DI KABUPATEN BARRU = Application of WebGIS-Based Geo-AI Model and n8n Workflow Automation in Spatial Land Suitability Analysis, Case Study: Watermelon Commodity in Barru Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover] Image (cover)
H061221011-oVy4ajCGBOFxNM09-20260416085511.jpg

Download (353kB)
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
H061221011-1-2.pdf

Download (514kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
H061221011-dp.pdf

Download (174kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
H061221011-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK HERFIADI RESKI ALVIANSYAH. Penerapan Model Geo-Ai Berbasis Webgis Dan Automasi Workflow N8N Dalam Analisis Spasial kesesuaian lahan, Studi kasus: Komoditas Tanaman Semangka di Kabupaten Barru, (dibimbing oleh Prof. Dr. Samsu Arif, M.Si.). Kesesuaian lahan merupakan faktor penting dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, terutama dalam sektor pertanian. Namun, penyajian data kesesuaian lahan selama ini masih terbatas pada peta statis yang kurang interaktif dan sulit diakses oleh masyarakat umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem WebGIS interaktif yang menyajikan data kesesuaian lahan untuk komoditas tanaman semangka di Kabupaten Barru, mengintegrasikan chatbot AI berbasis workflow n8n ke dalam WebGIS, serta mengevaluasi sistem dari aspek fungsionalitas, aksesibilitas, dan kemudahan penggunaan. Metode penelitian mencakup pengolahan sepuluh parameter kesesuaian lahan— curah hujan, pH tanah, salinitas, kemiringan lereng, kedalaman tanah, kapasitas tukar kation (KTK), drainase, batuan permukaan, tekstur tanah, dan kandungan C-organik—yang diolah menggunakan pendekatan FAO (1976) untuk menghasilkan peta kesesuaian lahan dengan berbagai kelas kesesuaian. Data spasial kemudian dikelola dalam PostgreSQL–PostGIS dan Supabase, serta diintegrasikan ke dalam WebGIS berbasis Python (Folium/Leaflet). Sistem ini juga dilengkapi chatbot AI yang diimplementasikan melalui platform n8n, memanfaatkan model Google Gemini dan koneksi SQL dinamis untuk menjawab pertanyaan pengguna secara kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peta kesesuaian lahan terdiri atas tiga kelas utama: Sesuai (S2) seluas 9957,132 ha, Sesuai Marginal (S3) seluas 9074,394 ha, dan Tidak Sesuai (N) seluas 27242, 863 ha. Integrasi chatbot AI dalam WebGIS meningkatkan interaktivitas sistem dengan memungkinkan pengguna memperoleh informasi melalui percakapan alami tanpa perlu memahami perangkat lunak GIS. Evaluasi menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan bersifat fungsional dan user-friendly, sehingga mampu memperkuat proses pengambilan keputusan berbasis data spasial. Penelitian ini membuktikan bahwa integrasi Geo-AI berbasis WebGIS dan n8n merupakan pendekatan efektif dalam penyajian data kesesuaian lahan, serta berpotensi untuk diterapkan pada komoditas pertanian lainnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: WebGIS, Geo-AI, n8n, Kesesuaian Lahan, Semangka, Kabupaten Barru
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Geofisika
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 26 Sep 2026 04:48
Last Modified: 26 Sep 2026 04:48
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58152

Actions (login required)

View Item
View Item