Faktor yang Berhubungan dengan Keberhasilan Pengobatan pada Penderita Komorbid Tuberkulosis - Diabetes Melitus di Kota Makassar Tahun 2024


RAIHAN, MUHAMMAD (2025) Faktor yang Berhubungan dengan Keberhasilan Pengobatan pada Penderita Komorbid Tuberkulosis - Diabetes Melitus di Kota Makassar Tahun 2024. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of K011211086-suQFzfbhrCELlRUK-20250831165356.jpg] Image
K011211086-suQFzfbhrCELlRUK-20250831165356.jpg

Download (362kB)
[thumbnail of K011211086-1-2.pdf] Text
K011211086-1-2.pdf

Download (344kB)
[thumbnail of K011211086-dp.pdf] Text
K011211086-dp.pdf

Download (182kB)
[thumbnail of K011211086-fullll.pdf] Text
K011211086-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Komorbiditas tuberkulosis (TB) dan diabetes melitus (DM) menimbulkan tantangan ganda dalam pengobatan karena saling memengaruhi efektivitas terapi. Angka keberhasilan pengobatan yang optimal sangat penting untuk menurunkan beban penyakit, sehingga identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan pengobatan menjadi krusial Tujuan. Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keberhasilan pengobatan pada pasien komorbid TB-DM di Kota Makassar tahun 2024. Metode. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 138 pasien TB-DM. Tujuh variabel independen dianalisis secara bivariat menggunakan uji chi-square, yaitu jenis kelamin, tingkat pendidikan, status pekerjaan, kepatuhan minum obat, peran pengawas menelan obat (PMO), klasifikasi TB, dan efek samping obat. Hasil. Terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan minum obat (p = 0,000), peran PMO (p = 0,000), efek samping obat (p = 0,012), dan tingkat pendidikan (p = 0,005) dengan keberhasilan pengobatan. Sementara itu, jenis kelamin (p = 0,800), status pekerjaan (p = 0,953), dan klasifikasi TB (p = 0,250) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulan. Faktor-faktor yang berhubungan dengan keberhasilan pengobatan pada pasien komorbid TB-DM adalah kepatuhan tinggi, peran PMO yang baik, tidak adanya efek samping obat, serta tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Edukasi dan pendampingan pasien perlu diperkuat untuk mendukung keberhasilan terapi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 26 Sep 2026 03:38
Last Modified: 26 Sep 2026 03:38
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58106

Actions (login required)

View Item
View Item