UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI ISOLAT JAMUR ASAL TANAH KAWASAN KARST MAROS-PANGKEP MELALUI PENDEKATAN IN VITRO DAN IN SILICO = TESTING THE ANTIBACTERIAL ACTIVITY OF FUNGAL ISOLATES FROM THE SOIL OF THE MAROS-PANGKEP KARST REGION THROUGH IN VITRO AND IN SILICO APPROACHES


NICOLA, NANDA (2026) UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI ISOLAT JAMUR ASAL TANAH KAWASAN KARST MAROS-PANGKEP MELALUI PENDEKATAN IN VITRO DAN IN SILICO = TESTING THE ANTIBACTERIAL ACTIVITY OF FUNGAL ISOLATES FROM THE SOIL OF THE MAROS-PANGKEP KARST REGION THROUGH IN VITRO AND IN SILICO APPROACHES. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover] Image (cover)
H041221036-p23jxZqXQBVwACWm-20260421101305.jpeg

Download (113kB)
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
H041221036-1-2.pdf

Download (315kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
H041221036-dp.pdf

Download (241kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
H041221036-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK NANDA NICOLA. Uji aktivitas antibakteri isolat jamur asal tanah Kawasan Karst Maros-Pangkep melalui pendekatan in vitro dan in silico (dibimbing oleh Nur Haedar). Latar belakang. Ekosistem karst memiliki kondisi lingkungan yang cukup ekstrim, meliputi kelembapan yang tinggi, nutrisi yang terbatas dan suhu yang fluktuatif, sehingga menjadikan berbagai mikroorganisme terutama jamur mengembangkan mekanisme adaptasi terhadap lingkungan yang ekstrim dengan menghasilkan metabolit sekunder yang bertindak sebagai mekanisme pertahanan diri dan agen antibakteri. Penggunaan antibiotik sintetik secara berlebihan dapat menyebabkan berbagai jenis bakteri patogen resistensi antibiotik, sehingga mengakibatkan pengobatan menjadi tidak efektif. Oleh karena itu, diperlukan eksplorasi untuk mendapatkan senyawa alami dari jamur yang berpotensi sebagai antibakteri untuk pengobatan alternatif terhadap infeksi yang disebabkan oleh bakteri patogen. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolat jamur asal Kawasan Karst Maros-Pangkep yang memiliki senyawa antibakteri secara in vitro, in silico dan analasis scanning electron microscope. Metode. Penelitian ini terdiri dari 7 tahapan, yaitu isolasi jamur, karakterisasi jamur, uji antagonis, pengujian aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus, analisis senyawa bioaktif menggunakan GC-MS, menganalisis efektivitas senyawa antibakteri melalui pendekatan in silico dengan molecular docking, dan melihat kerusakan dinding sel bakteri uji oleh senyawa antibakteri isolat jamur dengan analisis scanning electron microscope. Hasil. Didapatkan 13 isolat jamur asal tanah Kawasan Karst Maros-Pangkep yakni pada Leang Karampuang, Leang Lompoa, dan Leang Saluka. Isolat dengan kemampuan daya hambat terbaik terhadap kedua bakteri uji yaitu isolat asal Leang Saluka dengan kode LS10 D dan menyebabkan kerusakan pada dinding sel kedua bakteri uji. Kesimpulan. Metabolit sekunder yang dihasilkan oleh isolat jamur dari Kawasan Karst Maros-Pangkep menunjukkan aktivitas antibakteri yang baik dan berpotensi untuk dikembangkan menjadi sumber antibiotik alami yang baru.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Karst Maros-Pangkep; Jamur Penghasil Antibakteri; Analisis GC-MS; Molecular Docking; Scanning Electron Microscope
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Biologi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 26 Sep 2026 01:25
Last Modified: 26 Sep 2026 01:25
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58037

Actions (login required)

View Item
View Item