ISHAK, FAIKA KADRIANA (2026) KEMISKINAN DAN KETIMPANGAN PENDAPATAN DI SULAWESI BARAT : STUDI EMPIRIS TERHADAP PENGARUH FAKTOR EKONOMI REGIONAL = POVERTY AND INCOME INEQUALITY IN WEST SULAWESI : AN EMPIRICAL STUDY ON THE INFLUENCE OF REGIONAL ECONOMIC FACTORS. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.
P023211034-lbAW4EJrYnkXBVZo-20260602155556.png
Download (495kB)
P023211034-1-2.pdf
Download (957kB)
P023211034-dp.pdf
Download (163kB)
P023211034-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Kemiskinan menjadi tantangan utama pembangunan di Indonesia, termasuk di Provinsi Sulawesi Barat. Kemiskinan merupakan masalah global yang mempengaruhi dan mengkhawatirkan semua negara didunia karena terkait erat dengan berbagai aspek kehidupan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji PAD, belanja daerah dan penanaman modal terhadap kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi, dan ketimpangan pendapatan di Sulawesi Barat. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian menggunakan sampel jenuh berupa data time series tahun 2017 – 2022. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda, dan path analisis. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD, belanja daerah dan penanaman modal berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi namun secara langsung belum efektif menurunkan kemiskinan. Peningkatan ketiga variabel tersebut mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Barat. PAD, belanja daerah dan penanaman modal tidak signifikan memberikan pengaruh terhadap ketimpangan pendapatan di Sulawesi Barat. Ini berarti ketimpangan pendapatan tidak selalu dipengaruhi secara langsung oleh PAD, belanja daerah, atau penanaman modal. PAD, belanja daerah dan penanaman modal berdampak tidak signifikan terhadap kemiskinan di Sulawesi Barat. Ketiga variabel tersebut tidak berdampak langsung secara signifikan terhadap kemiskinan. Setelah dilakukan uji mediasi, ditemukan pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan pendapatan sebagai variabel intervening tidak mampu memediasi pengaruh PAD, belanja daerah dan penanaman modal terhadap kemiskinan di Sulawesi Barat. Kesimpulan: Temuan ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Barat masih bersifat kurang inklusif. Kontribusi penelitian ini adalah menawarkan model empiris bahwa peningkatan kapasitas fiskal daerah dan investasi belum kuat menurunkan kemiskinan tanpa kualitas pertumbuhan yang inklusif dan distribusi pendapatan yang lebih merata.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pendapatan Asli Daerah, Belanja Daerah, Penanaman Modal, Pertumbuhan Ekonomi, Ketimpangan Pendapatan dan Kemiskinan. |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Studi Pembangunan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 26 Sep 2026 01:24 |
| Last Modified: | 26 Sep 2026 01:24 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58035 |
