Pengaruh Kenaikan Suhu terhadap Keanekaragaman dan Aktivitas Enzim Bakteri Asal Kawasan Gua Karst Maros-Pangkep = The Effect of Temperature Increase on the Diversity and Enzyme Activity of Bacteria from the Maros-Pangkep Karst Cave Area


QAULAN NISSA, IZZATUL (2026) Pengaruh Kenaikan Suhu terhadap Keanekaragaman dan Aktivitas Enzim Bakteri Asal Kawasan Gua Karst Maros-Pangkep = The Effect of Temperature Increase on the Diversity and Enzyme Activity of Bacteria from the Maros-Pangkep Karst Cave Area. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover] Image (cover)
H041221023-pA1BzVY8qLWgQdSG-20260416150809.jpeg

Download (100kB)
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
H041221023-1-2.pdf

Download (205kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
H041221023-dp.pdf

Download (228kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
H041221023-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK IZZATUL QAULAN NISSA. Pengaruh Kenaikan Suhu terhadap Keanekaragaman dan Aktivitas Enzim Bakteri Asal Kawasan Gua Karts Maros-Pangkep (dibimbing oleh Nur Haedar). Latar belakang. Perubahan suhu lingkungan adalah salah satu faktor abiotik penting yang memengaruhi struktur, fungsi, dan dinamika komunitas bakteri pada ekosistem karst. Meskipun bakteri tanah masih menjadi salah satu mikroorganisme yang paling melimpah dan beragam, respon bakteri terhadap suhu yang meningkat belum sepenuhnya dieksplorasi karena kelompok taksonomi yang kompleks dan beragam. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengetahui keanekaragaman dan aktivitas enzim ekstraseluler bakteri terhadap kenaikan suhu. Metode. Penelitian ini terdiri dari 5 tahapan yaitu: Isolasi bakteri, Skrining aktivitas isolat bakteri penghasil enzim lipase, protease, dan amilase, Pengujian aktivitas enzim lipase, protease, dan amilase terhadap kenaikan suhu dan Analisis keanekaragaman komunitas bakteri dengan metabarcoding. Hasil. Aktivitas enzim lipase dan amilase isolat bakteri LL7, LM7, LP3, dan LS2 optimal diproduksi pada suhu 30°C dan menurun pada suhu 40°C serta 50°C. Sebaliknya, aktivitas enzim protease isolat bakteri LL7, LM7, LP3, dan LS2 meningkat hingga suhu 50°C. Hasil metabarcoding menunjukkan peningkatan suhu mengubah keanekaragaman bakteri di Kawasan Gua Karst Maros-Pangkep dengan kecenderungan meningkatnya dominasi komunitas filum Bacillota, genus Bacillus, spesies Bacillus cereus dan Bacillus anthracis pada Leang Mandauseng 1, Leang Mandauseng 2, Leang Parewe 1, Leang Parewe 2, Leang Saluka 1 dan Leang Saluka 2, serta Filum Pseudomonadota genus Ramlibacter, spesies Ramlibacter tataouinensis pada Leang Lompoa 2 yang toleran terhadap suhu tinggi. Kesimpulan. Terjadi penurunan jumlah koloni bakteri pada metode Standart Plate Count (SPC) seiring dengan peningkatan suhu. Isolat bakteri penghasil enzim ekstraseluler memiliki respon ketahanan bervariasi terhadap kenaikan suhu. Adapun peningkatan suhu menyebabkan terjadinya pergeseran struktur keanekaragaman bakteri dari tanah Gua Leang Mandauseng, Leang Lompoa, Leang Parewe, dan Leang Saluka.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Karst Maros-Pangkep, Keanekaragaman bakteri, Enzim, Suhu, Metabarcoding, Gen 16S rRNA
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Biologi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 26 Sep 2026 01:23
Last Modified: 26 Sep 2026 01:23
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58034

Actions (login required)

View Item
View Item