Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus Gestasional di RSIA Sitti Khadijah I Makassar Tahun 2025


SALSABILAH, NABILA (2025) Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus Gestasional di RSIA Sitti Khadijah I Makassar Tahun 2025. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of K011211246-iUOYm97udgSLPIvB-20250901173031.jpg] Image
K011211246-iUOYm97udgSLPIvB-20250901173031.jpg

Download (272kB)
[thumbnail of K011211246-1-2.pdf] Text
K011211246-1-2.pdf

Download (381kB)
[thumbnail of K011211246-dp.pdf] Text
K011211246-dp.pdf

Download (188kB)
[thumbnail of K011211246-fullll.pdf] Text
K011211246-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Diabetes Melitus Gestasional (DMG) adalah gangguan intoleransi glukosa yang terjadi selama kehamilan dan berdampak serius bagi ibu dan janin. Prevalensinya di Indonesia diperkirakan mencapai 1,9%–3,6% kasus dan sering tidak terdeteksi. DMG meningkatkan risiko preeklamsia, kelahiran sesar, hingga diabetes tipe 2. Faktor risiko DMG meliputi usia ≥35 tahun, obesitas, riwayat DM keluarga, multiparitas, dan pendidikan rendah. RSIA Sitti Khadijah I Makassar menjadi lokasi penelitian karena 55% dari 6.419 pasien tahun 2024 memiliki gula darah sewaktu ≥140 mg/dL. Tujuan. Mengetahui faktor risiko kejadian DMG pada ibu hamil di RSIA Sitti Khadijah I Makassar tahun 2025. Metode. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain kasus kontrol. Jumlah sampel 160 orang, dengan perbandingan kasus dan kontrol 1:1. Kelompok kasus adalah ibu hamil dengan kadar gula darah ≥140 mg/dL, dan kelompok kontrol dengan kadar <140 mg/dL. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan Odds Ratio (OR). Hasil. Faktor yang bermakna secara statistik adalah usia (OR 3,182; CI 95% 1,410–7,181) dan status IMT (OR 2,957; CI 95% 1,461–5,982). Sedangkan Tingkat Pendidikan (OR 1,352 CI 95% 0,725 – 2,519), Riwayat Makrosomia (OR 1,693 CI 95% 0,737 – 3,889) dan Riwayat DM Keluarga (OR 1,568 CI 95% 0,677 – 3,631) berdasarkan uji OR merupakan faktor risiko kejadian diabetes melitus gestasional namun tidak bermakna secara statistik. Kesimpulan. Usia dan status IMT merupakan faktor risiko kejadian DMG. Disarankan kepada ibu hamil perlu melakukan pemeriksaan yang rutin, terutama pemeriksaan gula darah dan tekanan darah untuk deteksi dini dan pencegahan sejak awal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 26 Sep 2026 01:14
Last Modified: 26 Sep 2026 01:14
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58025

Actions (login required)

View Item
View Item