Optimasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Nanoemulsi Ekstrak Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Berbasis Minyak Biji Bunga Matahari =Optimization and Antioxidant Activity Test of Kersen Leaf Extract Nanoemulsion (Muntingia calabura L.) Sunflower Seed Oil Based


ANNISA RAMADANI, NUR (2026) Optimasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Nanoemulsi Ekstrak Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Berbasis Minyak Biji Bunga Matahari =Optimization and Antioxidant Activity Test of Kersen Leaf Extract Nanoemulsion (Muntingia calabura L.) Sunflower Seed Oil Based. Skripsi thesis, universitas hasanuddin.

[thumbnail of cover] Image (cover)
H031221047-OQGaNZMmXDLyKnUA-20260420151406.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (360kB)
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
H031221047-1-2.pdf

Download (350kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
H031221047-dp.pdf

Download (226kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
H031221047-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Daun kersen (Muntingia calabura L.) mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid dan fenolik yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Namun, kelarutan dan stabilitas senyawa aktif yang terbatas dapat mempengaruhi efektivitasnya. Formulasi nanoemulsi merupakan salah satu pendekatan untuk meningkatkan kelarutan dan stabilitas senyawa bioaktif. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi formulasi nanoemulsi ekstrak daun kersen menggunakan Response Surface Methodology (RSM) serta mengevaluasi karakteristik dan aktivitas antioksidannya. Metode. Nanoemulsi diformulasikan menggunakan minyak biji bunga matahari sebagai fase minyak, tween 80 sebagai surfaktan, dan sorbitol sebagai kosurfaktan. Optimasi formulasi dilakukan dengan pendekatan RSM. Parameter karakterisasi meliputi ukuran partikel, indeks polidispersitas (PDI), zeta potensial, viskositas dan pH. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH dengan asam askorbat sebagai kontrol positif. Hasil. Formulasi optimum menghasilkan ukuran partikel sebesar 97,72 nm, PDI 0,1 yang menunjukkan distribusi ukuran droplet yang homogen, serta zeta potensial sebesar −46,6 ± 0,3 mV yang mengindikasikan stabilitas elektrostatik yang baik. Nanoemulsi ekstrak daun kersen pada konsentrasi 4% menunjukkan aktivitas antioksidan sebesar 75% inhibisi, sedangkan asam askorbat pada konsentrasi 4% menunjukkan aktivitas sebesar 98% inhibisi. Aktivitas antibakteri nanoemulsi termasuk kategori sedang dengan zona hambat pertumbuhan bakteri sebesar 7,5 mm. Kesimpulan. Nanoemulsi ekstrak daun kersen memiliki karakteristik fisik yang stabil serta aktivitas antioksidan yang tinggi sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sistem penghantaran antioksidan berbasis bahan alam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: antioksidan; DPPH; daun kersen; minyak biji bunga matahari; nanoemulsi; RSM
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Kimia
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 26 Sep 2026 00:29
Last Modified: 26 Sep 2026 00:29
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57997

Actions (login required)

View Item
View Item