PUTRI, FHANESA (2026) ANALISIS PERBANDINGAN DOSIS OAR PADA PERENCANAAN TERAPI KANKER OTAK TEKNIK 3D-CRT DENGAN VARIASI ARAH PENYINARAN = COMPARATIVE ANALYSIS OF OAR DOSES IN THE PLANNING OF BRAIN CANCER THERAPY USING 3D-CRT TECHNIQUE WITH VARIATIONS IN IRRADIATION DIRECTION. Skripsi thesis, universitas hasanuddin.
H021221068-UiRWPAZGshLvQtOE-20260420155157.jpg
Download (303kB)
H021221068-1-2.pdf
Download (432kB)
H021221068-dp.pdf
Download (246kB)
H021221068-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Radioterapi merupakan salah satu modalitas utama dalam terapi kanker otak yang menggunakan radiasi pengion untuk menghancurkan sel tumor. Teknik Three-Dimensional Conformal Radiation Therapy (3D-CRT) banyak digunakan karena mampu membentuk distribusi dosis sesuai kontur target melalui bantuan citra CT dan sistem perencanaan terapi. Dalam perencanaannya, diperlukan keseimbangan antara pemberian dosis optimal pada Planning Target Volume (PTV) dan perlindungan terhadap organ-at-risk (OAR) seperti lensa, saraf optik, chiasm optikum, dan bola mata agar efek samping dapat diminimalkan.Tujuan. Penelitian ini membandingkan serta mengevaluasi dosis yang diterima Organ at-Risk OAR pada perencanaan radioterapi kanker otak menggunakan teknik 3D-CRT dengan variasi Field in Field (FIF) 2 dan 4 lapangan, serta mengevaluasi kualitas cakupan PTV berdasarkan parameter Homogeneity Index (HI) dan Conformity Index (CI).Metode. Penelitian dilakukan di Instalasi Radioterapi Rumah Sakit Universitas Hasanuddin dengan menggunakan data rekam medik dan CT simulasi pasien kanker otak. Perencanaan terapi dibuat menggunakan Treatment Planning System (TPS) dengan dua konfigurasi penyinaran, yaitu FIF 2 dan 4 lapangan. Evaluasi dilakukan melalui analisis Dose Volume Histogram (DVH) untuk memperoleh nilai D₂%, D₉₈%, dan D₅₀% sebagai dasar perhitungan HI serta V95% untuk menentukan CI. Analisis dosimetri juga dilakukan terhadap dosis maksimum, minimum, dan rata-rata pada OAR sesuai batas toleransi klinis.Hasil dan Kesimpulan. Kedua arah penyinaran memenuhi batas keamanan dosis OAR. Namun, FIF 2 lapangan menunjukkan kecenderungan dosis OAR lebih rendah, nilai HI <0,2 yang lebih homogen, serta CI mendekati 1 lebih baiK. Dengan demikian, FIF 2 lapangan lebih optimal untuk perencanaan radioterapi kanker otak menurut kesesuaian ICRU dan Quantec.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | 3D-CRT; OAR; PTV; Homogeneity Index; Conformity Index; DVH; Field in Field. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Fisika |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 06:33 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 06:33 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57983 |
