HUBUNGAN ANTARA SKOR APACHE II DENGAN KADAR TRIIODOTIRONIN BEBAS DAN RISIKO KEMATIAN PADA PASIEN YANG DIRAWAT DI ICU=THE RELATIONSHIP BETWEEN APACHE II SCORE, FREE TRIIODOTHYRONINE LEVELS AND MORTALITY RISK IN ICU PATIENTS


HUDAYANI, IKA (2025) HUBUNGAN ANTARA SKOR APACHE II DENGAN KADAR TRIIODOTIRONIN BEBAS DAN RISIKO KEMATIAN PADA PASIEN YANG DIRAWAT DI ICU=THE RELATIONSHIP BETWEEN APACHE II SCORE, FREE TRIIODOTHYRONINE LEVELS AND MORTALITY RISK IN ICU PATIENTS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C038221003-OFo24ZId63sSH5Xu-20250917092741.jpg

Download (323kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C038221003-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C038221003-dp.pdf

Download (287kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
C038221003-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 August 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang dan Tujuan: Pasien kritis di Unit Perawatan Intensif (ICU) memiliki angka kematian yang tinggi, sehingga memerlukan alat prognostik yang akurat. Skor Acute Physiology and Chronic Health Evaluation (APACHE) II banyak digunakan untuk menilai keparahan penyakit, sementara free triiodothyronine (FT3) muncul sebagai biomarker potensial yang mencerminkan stres metabolik. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara skor APACHE II, kadar FT3, dan angka kematian pada pasien ICU. Metode: Sebuah studi analitik cross-sectional dilakukan dari Mei hingga Juli 2025 di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo dan RSUP Universitas Hasanuddin, Makassar. Tiga puluh orang dewasa kritis yang memenuhi kriteria inklusi dievaluasi. Skor APACHE II dihitung dalam 24 jam setelah masuk ICU, dan hormon tiroid diukur menggunakan ECLIA atau CMIA. Hubungan antara APACHE II, FT3, dan kematian dianalisis menggunakan uji statistik yang sesuai, dengan p<0,05 dianggap signifikan. Hasil: Partisipan memiliki skor APACHE II rata-rata 16,93±5,10 dan kadar FT3 rata-rata 1,63±0,20 pg/mL. Korelasi negatif namun tidak signifikan diamati antara skor APACHE II dan kadar FT3 (r = –0,297; p>0,05). FT3 rendah secara signifikan dikaitkan dengan kematian yang lebih tinggi (66,7% vs. 11,1% pada FT3 normal; p<0,05; OR 16,0; 95% CI 1,66–154,6). Skor APACHE II yang lebih tinggi juga secara signifikan dikaitkan dengan kematian (p<0,05). Kesimpulan: Meskipun tidak ditemukan korelasi signifikan antara skor APACHE II dan kadar FT3, baik skor APACHE II yang lebih tinggi maupun FT3 rendah secara independen dikaitkan dengan peningkatan kematian. Pemantauan FT3 rutin dapat melengkapi APACHE II dalam penilaian prognostik pasien kritis.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: APACHE II, FT3, penyakit kritis, ICU, prediksi kematian
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Penyakit Dalam
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 25 Sep 2026 01:29
Last Modified: 25 Sep 2026 01:29
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57926

Actions (login required)

View Item
View Item