MUFLIHAH, DIAH (2025) Implementasi Permen LHK No. 32 Tahun 2016 terhadap Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Kawasan Hutan Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Studi Kasus Taman Wisata Alam Malino)=Implementation of Minister of Environment and Forestry Regulation No. 32 of 2016 on Forest and Land Fire Prevention and Control in the Malino Forest Area, Gowa Regency, South Sulawesi (Case Study of Malino Nature Tourism Park). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
M011211025-gaY1Q4XmFEDJdzix-20260423152231.jpg
Download (433kB)
M011211025-1-2.pdf
Download (435kB)
M011211025-dp.pdf
Download (151kB)
M011211025-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 April 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Kebakaran hutan dan lahan merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang terus terjadi di Indonesia, termasuk di Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Malino. Padahal Permen LHK No. 32 Tahun 2016 sudah mengatur secara detail mengenai pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Permen LHK Nomor 32 Tahun 2016 tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di tingkat tapak, mengidentifikasi pola kejadian kebakaran, serta mengkaji keterlibatan para pihak dan kendala yang dihadapi dalam pengendalian kebakaran hutan di kawasan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi lapangan, serta analisis dokumen dan peta kebakaran tahun 2023. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan mengaitkan temuan lapangan terhadap ketentuan dalam regulasi yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pengendalian kebakaran hutan di TWA Malino telah berjalan, khususnya pada kegiatan pencegahan dan pemadaman melalui patroli rutin, patroli terpadu, serta keterlibatan berbagai pihak seperti BBKSDA, Manggala Agni, dan masyarakat. Pola kebakaran didominasi oleh kejadian pada wilayah yang dekat dengan aktivitas manusia, dengan luas kebakaran relatif kecil namun terjadi berulang. Meskipun demikian, implementasi kebijakan belum optimal akibat keterbatasan akses, sarana prasarana, sumber daya manusia, serta lemahnya penegakan hukum terhadap pelaku kebakaran. Implikasi dari temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara ketentuan kebijakan dengan kapasitas implementasi di tingkat tapak, sehingga diperlukan penguatan sumber daya, peningkatan koordinasi antar pihak, serta optimalisasi upaya pencegahan dan penegakan hukum untuk meningkatkan efektivitas pengendalian kebakaran hutan di kawasan TWA Malino.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kebakaran hutan, implementasi kebijakan, TWA Malino, pengendalian karhutla, stakeholder |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 03:32 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 03:32 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57837 |
