BAHRI, SURYANTI (2026) ANALISIS KADAR ANTIBODI IgG DAN C-REACTIVE PROTEIN PLASMA PRODUK BUANGAN TERAPEUTIK PLASMA EXCHANGE PADA PASIEN AUTOIMUN = ANALYSIS OF IgG ANTIBODY LEVELS AND C-REACTIVE PROTEIN PLASMA, THERAPEUTIC PLASMA EXCHANGE WASTE PRODUCTS IN AUTOIMMUNE PATIENTS. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
C085221001-IN9BcwkghXsbUpP6-20260201224218.jpeg
Download (990kB)
C085221001-1-2.pdf
Download (780kB)
C085221001-dp.pdf
Download (58kB)
C085221001-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 September 2028.
Download (11MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK SURYANTI BAHRI. Analisis Kadar Antibodi IgG Dan C-Reactive Protein Plasma Produk Buangan Terapeutik Plasma Exchange Pada Pasien Autoimun (dibimbing oleh Rachmawati A Muhiddin dan Uleng Bahrun) Latar Belakang: Penyakit autoimun ditandai oleh produksi autoantibodi dan proses inflamasi kronis yang berperan dalam kerusakan jaringan dan disfungsi organ. Imunoglobulin G (IgG) merupakan kelas antibodi utama yang berperan dalam patogenesis penyakit autoimun, sedangkan C-reactive protein (CRP) merupakan penanda inflamasi sistemik. Therapeutic Plasma Exchange (TPE) digunakan sebagai terapi adjuvan untuk mengeliminasi autoantibodi dan mediator inflamasi dari sirkulasi. Namun, data mengenai kadar IgG dan CRP pada plasma produk buangan TPE serta faktor-faktor yang memengaruhinya masih terbatas. Tujuan: Menganalisis perubahan kadar IgG dan CRP pada plasma produk buangan pasca TPE pertama, kedua, dan ketiga pada pasien autoimun, serta menilai faktor-faktor yang berhubungan dengan perubahan kadar tersebut. Metode: Penelitian ini merupakan studi kohort dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah pasien autoimun di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar. Sampel berupa plasma produk buangan TPE dikumpulkan secara consecutive sampling. Pemeriksaan kadar IgG dan CRP dilakukan menggunakan metode ELISA. Analisis statistik dilakukan untuk membandingkan kadar IgG dan CRP antar siklus TPE serta menilai pengaruh usia, jenis kelamin, obesitas, diagnosis, dan konsumsi obat terhadap perubahan kadar tersebut.. Hasil: Terdapat perubahan kadar IgG dan CRP pada plasma produk buangan TPE antara pasca TPE pertama, kedua, dan ketiga. Secara umum, kadar IgG dan CRP plasma produk buangan menunjukkan kecenderungan menurun seiring bertambahnya siklus TPE, meskipun respons antar individu bersifat heterogen. Median IgG dalam plasma produk buangan TPE menunjukkan penurunan progresif yang signifikan dari 8,23 ng/mL pada TPE1 menjadi 5,66 ng/mL pada TPE3 (p<0,001). Median CRP turun tajam dari 82,26 ng/mL (TPE1) menjadi 23,96 ng/mL (TPE2; p=0,002), diikuti oleh stabilisasi pada TPE3. Faktor usia, jenis kelamin, status obesitas, diagnosis, dan terapi pendamping menunjukkan hubungan yang bervariasi terhadap perubahan kadar IgG dan CRP. Kesimpulan: TPE secara efektif mengurangi IgG dan CRP sistemik, tetapi kadar dalam plasma produk TPE yang dibuang sangat heterogen. Pembersihan secara signifikan dimodulasi oleh usia pasien, jenis kelamin, BMI, dan terapi steroid, menunjukkan bahwa protokol TPE harus disesuaikan dengan profil klinis individu untuk memaksimalkan hasil terapeutik.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pertukaran Plasma Terapeutik, Plasma Produk Buangan, IgG, CRP, Penyakit Autoimun |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Patologi Klinik |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 02:44 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 02:44 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57809 |
