HASNIAR, HASNIAR (2026) Identifikasi Infeksi Calicivirus Pada Pasien Kucing Di Klinik Hewan Kota Makassar Menggunakan Rapid Test Dan RT-PCR = Identification of Calicivirus Infection in Cats Patients at Veterinary Clinics in Makassar City Using Rapid Test and RT-PCR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
C031221009-gbYDRjPiN5owMvrZ-20260508224024.jpg
Download (72kB)
C031221009-1-2.pdf
Download (359kB)
C031221009-dp.pdf
Download (247kB)
C031221009-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 September 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Feline Calicivirus (FCV) merupakan virus RNA yang sangat menular dan menjadi penyebab utama penyakit saluran pernapasan atas pada kucing dan ditandai adanya ulser pada rongga mulut sehingga berdampak besar secara luas menyerang berbagai populasi kucing. Diagnosis FCV dapat dilakukan menggunakan Rapid test dan RT-PCR. Namun, data mengenai identifikasi FCV menggunakan kedua metode tersebut pada pasien kucing di klinik hewan Kota Makassar masih sangat terbatas. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan infeksi FCV pada pasien kucing di klinik hewan Kota Makassar menggunakan Rapid test dan RT-PCR serta menggambarkan hasil pemeriksaan dari kedua metode tersebut. Metode. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 5 ekor sampel kucing yang menunjukkan gejala klinis mengarah pada infeksi FCV dipilih sebagai sampel penelitian. Seluruh sampel diperiksa menggunakan Rapid test, kemudian hasil rapid test yang positif dipilih untuk pemeriksaan lanjutan menggunakan RT-PCR dengan target gen ±955 bp, kemudian divisualisasikan melalui elektroforesis gel agarosa. Hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh sampel (5/5) positif di rapid test dan seluruh sampel yang diuji dengan RT-PCR menunjukkan hasil negatif. Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa identifikasi infeksi FCV menggunakan rapid test dan RT-PCR memberikan hasil yang berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa rapid test dapat digunakan sebagai metode skrining awal, namun pemeriksaan metode molekuler yang lebih sensitif dan lebih luas dalam mengenali strain diperlukan untuk memperoleh hasil deteksi yang lebih akurat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Feline calicivirus; identifikasi; kucing; Makassar; rapid test; RT-PCR |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 06:48 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 06:48 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57765 |
