SALSABILA, ANDI MUHAMMAD ALIF (2026) Peran dan Interaksi Stakeholder Dalam Mekanisme Rantai Pasok Komoditas Cabai Rawit (Studi Kasus di Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar)=The Role and Interaction of Stakeholders In The Supply Chain Mechanism For Chili Peppers (Case Study in Sanrobone District, Takalar Regency). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G021201043-O3DqKvHu4GcnkzMY-20260310101651.jpg
Download (565kB)
G021201043-1-2.pdf
Download (384kB)
G021201043-dp.pdf
Download (250kB)
G021201043-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 February 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu komoditas yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi di Kecamatan Sanrobone, salah satu sentra penghasil utama di Kabupaten Takalar. Meskipun demikian, mekanisme rantai pasok cabai rawit yang terdapat di daerah tersebut menghadapi berbagai tantangan yang rumit seperti fluktuasi harga yang drastis dan manajemen rantai pasok yang kurang efektif. Kendala-kendala ini salah satunya diakibatkan oleh kurang optimalnya interaksi dan kolaborasi antara para aktor yang berperan di dalam rantai pasok. Pemahaman tentang peran dan interaksi stakeholder pada rantai pasok cabai rawit menjadi penting karena pengaruh aktif mereka yang dapat menjadi kunci dalam mengoptimalkan setiap aktivitas dalam rantai pasok. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan peran stakeholder, serta mengetahui bentuk hubungan dan interaksi antar stakeholder tersebut yang terjadi dalam mekanisme rantai pasok cabai rawit. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif serta analisis stakeholder berbasis matriks pengaruh dan kepentingan. Dalam mekanisme rantai pasok cabai rawit di Kecamatan Sanrobone terdapat 11 stakeholder yang berperan sebagai policy creator (pembuat kebijakan), fasilitator, implementer, dan akselerator. Berdasarkan matriks, Dinas Perdagangan, Dinas Tanaman Pangan, petani, pengepul lokal, dan pedagang besar merupakan key player; BPP/PPL, kelompok tani, dan pengecer menjadi subject; Pedagang luar kota, konsumen, dan toko tani sebagai crowds. Interaksi antar stakeholder terjalin melalui komunikasi, koordinasi, dan kerjasama. Mekanisme rantai pasok di Kecamatan Sanrobone utamanya dijalankan melalui hubungan kerjasama informal berbasis kepercayaan yang efektivitasnya perlu ditingkatkan. Sehingga perlu adanya perbaikan mekanisme interaksi dan penguatan stakeholder untuk meningkatkan kinerja manajemen rantai pasok.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Cabai Rawit; Rantai Pasok; Stakeholder; Peran Stakeholder; Pengaruh dan Kepentingan |
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 07:36 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 07:36 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57687 |
