KHAIRAN, MUH. ZARKASYI (2026) Efektivitas Penggunaan Paracetamol (Acetaminophen) Terhadap Kejadian Nyeri Nosiplastik pada Mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Angkatan 2023 = Effectiveness of Paracetamol (Acetaminophen) Use on Nociplastic Pain among Medical Students of the Faculty of Medicine, Hasanuddin University Class of 2023. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
C011221253-OPcHK1eu0Rr3NzUm-20260505200111.png
Download (72kB)
C011221253-1-2.pdf
Download (321kB)
C011221253-dp.pdf
Download (23kB)
C011221253-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 August 2028.
Download (627kB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang : Nyeri nosiplastik merupakan jenis nyeri yang timbul akibat disfungsi pada sistem saraf pusat tanpa adanya kerusakan jaringan yang jelas. Kondisi ini sering dipengaruhi oleh faktor psikologis seperti stres, kecemasan, dan depresi, serta dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya. Paracetamol (acetaminophen) merupakan analgesik yang sering digunakan untuk mengatasi nyeri, namun efektivitasnya pada nyeri nosiplastik masih belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan paracetamol terhadap kejadian nyeri nosiplastik pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin angkatan 2023. Metode : Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional retrospektif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin angkatan 2023 dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang meliputi Central Sensitization Inventory (CSI) untuk mengidentifikasi nyeri nosiplastik, Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) untuk menilai kepatuhan penggunaan obat, serta Wong-Baker FACES Pain Rating Scale untuk menilai intensitas nyeri sebelum dan sesudah penggunaan paracetamol. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon untuk menilai perubahan intensitas nyeri. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 140 responden, terdapat 23 responden (16,4%) yang terindikasi mengalami nyeri nosiplastik berdasarkan skor CSI ≥ 40 dengan median skor 45. Distribusi skor MMAS-8 menunjukkan bahwa seluruh responden memiliki tingkat kepatuhan rendah dengan nilai rata-rata 3,6. Analisis perubahan intensitas nyeri menunjukkan bahwa 20 responden mengalami penurunan nyeri, 3 responden tidak mengalami perubahan, dan tidak terdapat peningkatan nyeri. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p < 0,001, yang menandakan terdapat penurunan intensitas nyeri yang signifikan setelah penggunaan paracetamol. Selain itu, 56,5% responden dikategorikan mengalami respons efektif terhadap pengobatan, sedangkan 43,5% lainnya tidak efektif. Kesimpulan : Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan paracetamol berhubungan dengan penurunan intensitas nyeri pada sebagian responden dengan nyeri nosiplastik. Kata Kunci : Nyeri Nosiplastik, Paracetamol, Mahasiswa Kedokteran
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nyeri Nosiplastik, Paracetamol, Mahasiswa Kedokteran |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 07:11 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 07:11 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57675 |
