MAHARANI, RISSA RESKY (2026) Faktor-Faktor yang Memotivasi Keinginan Berobat Ibu Hamil dengan HBsAg Positif = Motivating Factors for the Willingness to Seek Treatment among HBsAg- Positive Pregnant Women. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
C011221036-JMnt3hsG0kEaup45-20260312201557.jpg
Download (329kB)
C011221036-1-2.pdf
Download (312kB)
C011221036-dp.pdf
Download (194kB)
C011221036-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 March 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Hepatitis B merupakan penyakit infeksi hati akibat virus hepatitis B (HBV) yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global dan nasional. Indonesia termasuk negara dengan endemisitas hepatitis B yang tinggi, sehingga penyakit ini menjadi salah satu fokus pengendalian penyakit menular. Penularan hepatitis B paling sering terjadi secara vertikal dari ibu ke bayi saat persalinan, terutama pada ibu dengan HBsAg positif, yang berisiko menyebabkan infeksi kronis dan komplikasi jangka panjang pada bayi. Pemerintah telah menjalankan program Pencegahan Penularan Ibu ke Anak (PPIA) dan Deteksi Dini Hepatitis B (DDHB) pada ibu hamil sebagai upaya pengendalian. Namun, masih ditemukan hambatan dalam pelaksanaannya, seperti rendahnya pengetahuan dan kesadaran ibu hamil, sehingga diperlukan pemahaman mengenai faktor-faktor yang berkaitan dengan keinginan berobat pada ibu hamil dengan HBsAg positif. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor-faktor dan hambatan yang berkaitan dengan keinginan berobat pada ibu hamil dengan HBsAg positif. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pada ibu hamil dengan HBsAg positif yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden didominasi oleh ibu rumah tangga dengan tingkat pendidikan menengah dan kondisi ekonomi menengah ke bawah. Seluruh responden berstatus menikah, dan sebagian merasa nyaman membicarakan kondisi kesehatannya serta tidak merasa malu dengan status HBsAg positif. Dukungan utama berasal dari suami, dan seluruh responden menyatakan memiliki keinginan untuk menjalani pengobatan serta memperoleh dukungan dari tenaga kesehatan. Tingkat pengetahuan responden berada pada kategori sedang dan tinggi. Kendala potensial yang ditemukan meliputi keterbatasan biaya dan ketidaktahuan mengenai fasilitas pelayanan kesehatan yang dapat menjadi hambatan dalam menjalani pengobatan. Kesimpulan. Ibu hamil dengan HBsAg positif dalam penelitian ini memiliki keinginan berobat yang tinggi dan didukung oleh keluarga serta tenaga kesehatan, dengan tingkat pengetahuan yang memadai. Sebagian besar responden juga menilai fasilitas kesehatan tempat mereka melakukan pemeriksaan sudah lengkap. Namun, faktor ekonomi dan akses informasi mengenai layanan kesehatan masih menjadi hambatan potensial dalam proses pengobatan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hepatitis B, ibu hamil, HBsAg positif, keinginan berobat |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 05:24 |
| Last Modified: | 18 Sep 2026 05:24 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57628 |
