PERBANDINGAN METODE VALUE AT RISK (VAR) PARAMETRIK, HISTORICAL SIMULATION, DAN MONTE CARLO UNTUK ANALISIS RISIKO KEUANGAN USAHA TEH RUMAH=Comparison of Parametric, Historical Simulation, and Monte Carlo Value at Risk (VaR) Methods for Financial Risk Analysis of Teh Rumah Business


SAPIRA, NURUL (2026) PERBANDINGAN METODE VALUE AT RISK (VAR) PARAMETRIK, HISTORICAL SIMULATION, DAN MONTE CARLO UNTUK ANALISIS RISIKO KEUANGAN USAHA TEH RUMAH=Comparison of Parametric, Historical Simulation, and Monte Carlo Value at Risk (VaR) Methods for Financial Risk Analysis of Teh Rumah Business. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
H081221014-OpKa4J5uFczlZE7G-20260310112924.jpg

Download (394kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
H081221014-1-2.pdf

Download (377kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
H081221014-dp.pdf

Download (148kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
H081221014-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 March 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Perkembangan usaha kuliner yang dinamis menuntut pelaku usaha mikro untuk mengukur risiko keuangan secara kuantitatif akibat fluktuasi pendapatan dan biaya operasional. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menerapkan dan membandingkan tiga pendekatan Value at Risk (VaR), yaitu metode parametrik, historical simulation, dan Monte Carlo simulation, dalam mengestimasi potensi risiko keuangan Usaha Teh Rumah periode 2022–2025. Metode. Data yang digunakan berupa modal usaha bulanan yang diolah menjadi Return on Investment (ROI) antarperiode. Uji normalitas Shapiro–Wilk dan Kolmogorov–Smirnov menunjukkan data berdistribusi normal sehingga pendekatan parametrik dapat diterapkan. Perhitungan VaR dilakukan pada tingkat kepercayaan 95%, dengan simulasi Monte Carlo sebanyak 10.000 iterasi menggunakan perangkat lunak R. Hasil. Nilai VaR metode parametrik sebesar 0,5099, Monte Carlo sebesar 0,5105, dan historical simulation sebesar 0,4743. Nilai historical simulation yang lebih rendah menunjukkan batas bawah return yang lebih kecil, sehingga mengindikasikan estimasi risiko yang lebih besar dibandingkan dua metode lainnya. Sementara itu, metode parametrik dan Monte Carlo menghasilkan estimasi yang relatif konsisten satu sama lain. Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun usaha mengalami pertumbuhan, volatilitas return tetap menimbulkan potensi risiko yang signifikan. Perbedaan hasil antar metode menegaskan bahwa pemilihan pendekatan VaR memengaruhi besaran estimasi risiko. Kebaruan penelitian terletak pada penerapan komparatif tiga metode VaR pada konteks usaha kuliner, yang memberikan kontribusi dalam pengukuran risiko keuangan UMKM secara kuantitatif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Value at Risk; historical simulation; Monte Carlo simulation; risiko keuangan; UMKM; volatilitas return.
Subjects: H Social Sciences > HG Finance
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Ilmu Aktuaria
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 10 Sep 2026 06:16
Last Modified: 10 Sep 2026 06:16
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57607

Actions (login required)

View Item
View Item