KAMI, RAHMAWANA (2026) Efektivitas Perubahan Posisi Head Up dan Pemberian Oksigenasi Pada Pasien Takipnea e.c Sirosis Hepatis Dengan Asites di Ruangan IGD Sentral 1 RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo: Studi Kasus = The Effectiveness of Head Up Positioning and Oxygenation In Patiens With Tachypnea Secondary to Liver Cirrhosis With Ascites In The Central Emergency Department 1, Dr. Wahidin Sudirohusodo Hospital: Case Study. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R014242093-bZaYe08ojHwcPNvV-20260513173922.jpg
Download (147kB)
R014242093-1-2.pdf
Download (1MB)
R014242093-dp.pdf
Download (519kB)
R014242093-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 January 2028.
Download (787kB)
Abstract (Abstrak)
Rahmawana Kami. R014242093. EFEKTIVITAS PERUBAHAN POSISI HEAD UP DAN PEMBERIAN OKSIGENASI PADA PASIEN TAKIPNEA E.C SIROSIS HEPATIS DENGAN ASITES DI RUANGAN IGD SENTRAL 1 RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO: STUDI KASUS. dibimbing oleh Abdul majid. Latar Belakang: Sirosis hepatis merupakan stadium akhir fibrosis hati difus yang progresif, ditandai dengan distorsi arsitektur hati dan terbentuknya nodul regeneratif. Sirosis hepatis dengan komplikasi asites dapat menyebabkan gangguan pernapasan akibat peningkatan tekanan intraabdomen, hipoalbuminemia, dan anemia, yang memicu terjadinya takipnea serta penurunan saturasi oksigen. Intervensi keperawatan berupa perubahan posisi head up dan pemberian oksigenasi diperlukan sebagai upaya untuk meningkatkan oksigenasi pasien. Tujuan: Untuk menggambarkan hasil pemberian intervensi perubahan posisi head up dan pemberian oksigenasi.pada pasien takipnea e.c sirosis hepatis dengan asites. Metode: Metode penelitian ini menggunakan desain studi kasus (case study) dengan pendekatan deskriptif-analitik terhadap pasien takipnea e.c sirosis hepatis dengan asites di Ruang IGD Sentral 1 RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo. Pemantauan dilakukan selama 6 jam. Hasil: Dari hasil studi kasus ini, setelah pemberian intervensi saturasi oksigen pasien meningkat dan berada dalam batas normal (96–99%). Namun, frekuensi napas tetap berada pada rentang takipnea dan belum menunjukkan penurunan yang signifikan. Kesimpulan: Pemberian posisi head up 45° atau semi fowler hingga high fowler 90° dan pemberian oksigenasi efektif meningkatkan saturasi oksigen, namun belum efektif menurunkan frekuensi napas. Kata Kunci: Sirosis Hepatis, Asites, Takipnea, Posisi Head Up, Oksigenasi
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sirosis Hepatis, Asites, Takipnea, Posisi Head Up, Oksigenasi |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Profesi Keperawatan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 06:25 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 06:25 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57605 |
