Asmi, Nur (2026) Perbedaan Edukasi Obat Terhadap Dukungan Keluarga Dan Kepatuhan Minum Obat Pasien Gangguan Jiwa Di Wilayah Puskesmas Watampone Kabupaten Bone = Differences in the Effect of Medication Education on Family Support and Medication Adherence among Patients with Mental Disorder in the Working Area of Watampone Community Health Center, Bone Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R011191088-9tYE4gS8oNdcGs1e-20260609142416.jpeg
Download (158kB)
R011221080-1-2.pdf
Download (643kB)
R011191088-dp.pdf
Download (214kB)
R011191088-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 April 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Nur Asmi, R011191088. PERBEDAAN EDUKASI OBAT TERHADAP DUKUNGAN KELUARGA DAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN GANGGUAN JIWA DI WILAYAH PUSKESMAS WATAMPONE KABUPATEN BONE, dibimbing oleh Ariyanti Saleh dan Nurlaila Fitriani. Latar Belakang: Gangguan jiwa merupakan suatu keadaan yang tidak normal, baik fisik maupun mental yang cenderung meningkat dan menjadi masalah kesehatan utama di dunia. Gangguan jiwa dapat diobati atau efektif dengan pengobatan, namun ada beberapa hal yang dapat menghambat keberhasilan Orang Dengan Gangguan tersebut (ODGJ), termasuk ketidakpatuhan dalam mengkonsumsi obat. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan pemberian edukasi obat terhadap dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat pasien gangguan jiwa. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan quasi experimental. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, yang dibagi menjadi 2 kelompok intervensi dan kontrol dengan jumlah sampel pada masing-masing kelompok adalah 16 orang. Kelompok intervensi berupa edukasi leaflet dan kelompok kontrol berupa edukasi video. Uji statistik pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji paired t-test. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa pretest-postest intervensi edukasi obat terhadap dukungan keluarga (p<0,000), sedangkan pretest-posttest kontrol terhadap dukungan keluarga (p<0,001), adapun pretest-postest intervensi edukasi obat terhadap kepatuhan minum obat (p<0,001), sedangkan pretest-posttest kontrol kepatuhan minum obat (p<0,014). Kesimpulan: Pemberian edukasi obat menggunakan leaflet dan video sama-sama memiliki perbedaan yang bermakna terhadap dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat gangguan jiwa, namun pemberian edukasi menggunakan media leaflet lebih baik dibandingkan dengan media video. Kata Kunci: gangguan jiwa, edukasi obat, dukungan keluarga, kepatuhan minum obat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gangguan jiwa, edukasi obat, dukungan keluarga, kepatuhan minum obat |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Keperawatan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 02:51 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 02:51 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57552 |
