HASNA, HASNA (2026) IDENTIFIKASI DISKONTINUITAS SEISMIK MANTEL MENGGUNAKAN DATA PREKURSOR SS DENGAN LINIER RADON TRANSFORM DI SEKITAR WILAYAH KEPALA PULAU BURUNG PAPUA=IDENTIFICATION OF MANTLE SEISMIC DISCONTINUITIES USING SS PRECURSOR DATA WITH LINIER RADON TRANSFORM IN THE BIRD’S HEAD REGION OF PAPUA. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H061221045-SowhxibmfjnAQ1RL-20260311142527.png
Download (46kB)
H061221045-1-2.pdf
Download (457kB)
H061221045-dp.pdf
Download (113kB)
H061221045-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 March 2028.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
HASNA, IDENTIFIKASI DISKONTINUITAS SEISMIK MANTEL MENGGUNAKAN DATA PREKURSOR SS DENGAN LINIER RADON TRANSFORM DI SEKITAR WILAYAH KEPALA PULAU BURUNG PAPUA, (dibimbing oleh Fahruddin). Struktur mantel Bumi, khususnya zona transisi mantel, berperan penting dalam memahami dinamika internal Bumi dan proses tektonik regional. Wilayah Kepala Pulau Burung Papua merupakan kawasan dengan kompleksitas tektonik tinggi akibat interaksi Lempeng Indo-Australia, Pasifik, dan Eurasia sehingga berpotensi menunjukkan variasi struktur dan topografi diskontinuitas mantel. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik diskontinuitas seismik mantel serta menentukan kedalaman rata-rata diskontinuitas di sekitar wilayah Kepala Pulau Burung Papua menggunakan analisis prekursor SS. Data yang digunakan berupa gelombang gempa teleseismik bermagnitudo ≥ 5,8 dan kedalaman ≤ 75 km dengan jarak episentral 100°–160° yang diperoleh dari IRIS. Pengolahan meliputi rotasi komponen, filtering lowpass 0,02 Hz, identifikasi fase SS dan prekursornya, penerapan linier radon transform untuk memperoleh nilai slowness, perhitungan ray parameter dan ray tracing menggunakan TauP, serta interpolasi linier untuk estimasi kedalaman. Analisis menunjukkan kemunculan sinyal prekursor SS yang konsisten sebelum fase SS utama, dan linier radon transform berhasil memisahkan fase berdasarkan karakteristik slowness. Estimasi kedalaman mengidentifikasi tiga kelompok diskontinuitas pada kisaran sekitar 520 km, 740 km, dan 1400 km dengan variasi antar bounce point yang menunjukkan adanya heterogenitas struktur mantel secara lateral. Diskontinuitas seismik mantel di wilayah Kepala Pulau Burung Papua berhasil diidentifikasi melalui analisis prekursor SS, dan variasi kedalamannya mengindikasikan pengaruh dinamika tektonik regional yang kompleks terhadap struktur mantel bawah wilayah penelitian
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | diskontinuitas mantel; prekursor SS; linear Radon Transform; zona transisi mantel; Papua |
| Subjects: | Q Science > QE Geology |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Geofisika |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 01:55 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 01:55 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57540 |
