RESKI, ARIANAH (2026) ANALISIS PENGARUH KANDUNGAN MINERAL PADA BATU GAMPING BERDASARKAN HASIL X-RAY DIFFRACTION (XRD) TERHADAP HARDGROVE GRINDABILITY INDEX (HGI) UNTUK EFISIENSI PROSES PENGGILINGAN DI PT. SEMEN TONASA=Analysis of the Effect of Mineral Content in Limestone Based on X-Ray Diffraction (XRD) Results on Hardgrove Grindability Index (HGI) for Grinding Process Efficiency at PT Semen Tonasa. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H061211069-4rmEG3snt8RCe7hI-20260312120208.jpeg
Download (354kB)
H061211069-1-2.pdf
Download (1MB)
H061211069-dp.pdf
Download (208kB)
H061211069-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 March 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
ARIANAH RESKI (Analisis Pengaruh Kandungan Mineral Pada Batu Gamping Berdasarkan Hasil X-Ray Diffraction (XRD) Terhadap Hardgrove Grindability Index (HGI) Untuk Efisiensi Proses Penggilingan Di PT. Semen Tonasa), (dibimbing oleh Makhrani, S.Si., M.Si). Latar Belakang: Batugamping merupakan bahan baku utama dalam industri semen, sehingga karakteristik mineralogi dan sifat fisiknya berpengaruh langsung terhadap efisiensi proses penggilingan. Perbedaan komposisi mineral penyusun batugamping dapat menyebabkan variasi tingkat kekerasan material yang tercermin dari nilai Hardgrove Grindability Index (HGI). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi mineralogi relatif batugamping menggunakan metode X-Ray Diffraction (XRD), menghitung nilai HGI, serta menganalisis hubungan antara komposisi mineral dan nilai HGI guna mengidentifikasi mineral yang paling berpengaruh terhadap kemudahan penggilingan. Metode: Sebanyak 19 sampel batugamping yang berasal dari quarry penambangan PT Semen Tonasa dianalisis menggunakan metode XRD untuk menentukan fase dan komposisi mineralogi relatif. Nilai HGI ditentukan berdasarkan residu sampel setelah proses penggilingan dan pengayakan menggunakan Air Jet Sieve 200 mesh (45 µm). Hubungan antara komposisi mineral dan nilai HGI dianalisis menggunakan metode regresi linear dengan pemilihan model terbaik melalui Best Subsets Regression. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa model regresi yang diperoleh signifikan secara statistik (p < 0,05) dengan nilai Adjusted R-Square sebesar 63,9%. Persamaan empiris yang dihasilkan yaitu HGI = 57,79 - 115,0 CaMg(CO3)2 - 69,4 SiO2 + 71,4 K-feldspar. Kesimpulan: Peningkatan kandungan dolomit (CaMg(CO3)2) dan kuarsa (SiO2) cenderung menurunkan nilai HGI sehingga material menjadi lebih keras dan sulit digiling, sedangkan peningkatan kandungan K-feldspar meningkatkan nilai HGI dan mempermudah proses penggilingan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Batugamping, X-Ray Diffraction (XRD), Hardgrove Grindability Index (HGI), Regresi Linear, Dolomit (CaMg(CO3)2), Kuarsa (SiO2), K-feldspar |
| Subjects: | Q Science > QE Geology |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Geofisika |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 01:17 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 01:17 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57532 |
