FAJRIN, MUHAMMAD (2026) ESTIMASI KEDALAMAN BEDROCK BERDASARKAN PROFIL VS DARI INVERSI HORIZONTAL TO VERTICAL SPECTRAL RATIO (HVSR) : STUDI KASUS DI KAMPUS UNIVERSITAS HASANUDDIN=ESTIMATION OF BEDROCK DEPTH BASED ON VS PROFILES FROM HORIZONTAL TO VERTICAL SPECTRAL RATIO (HVSR) INVERSION: A CASE STUDY AT HASANUDDIN UNIVERSITY CAMPUS. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H061211033-NmtZTdy1HMoqWBeK-20260310180026.jpeg
Download (74kB)
H061211033-1-2.pdf
Download (706kB)
H061211033-dp.pdf
Download (151kB)
H061211033-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 February 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Fajrin, M. Estimasi Kedalaman Bedrock Berdasarkan Profil Vs Inversi Horizontal To Vertical Spectral Ratio (HVSR) : Studi Kasus Di Kampus Universitas Hasanuddin (dibimbing oleh Bapak Dr. Erfan, M.Si). Kedalaman batuan dasar (bedrock) merupakan parameter penting dalam kajian respons seismik suatu wilayah, karena ketebalan sedimen di atasnya dapat memengaruhi amplifikasi gelombang gempa. Penelitian ini dilakukan di kawasan Kampus Universitas Hasanuddin, Makassar, yang secara geologi didominasi oleh endapan aluvial dengan potensi amplifikasi tinggi. Tujuan penelitian adalah mengestimasi kedalaman bedrock serta menyusun zonasi spasialnya menggunakan metode Horizontal-to-Vertical Spectral Ratio (HVSR) dan inversi kurva dengan Neighborhood Algorithm (NA). Akuisisi data dilakukan pada 15 titik menggunakan seismometer tiga komponen. Analisis HVSR menghasilkan nilai frekuensi dominan (f₀) antara 10,3–34,4 Hz dan peak amplitude (A₀) antara 1,5–10,4. Proses inversi kurva HVSR memberikan profil kecepatan gelombang geser (Vs) dengan nilai Vs₃₀ berkisar 452–728 m/s, yang menurut klasifikasi SNI 1726:2019 termasuk kategori situs SC (tanah keras). Estimasi kedalaman bedrock menunjukkan variasi 2–16,5 m, dengan zona dangkal di bagian timur kampus dan zona lebih dalam di barat–selatan. Hasil penelitian menegaskan heterogenitas bawah permukaan di kawasan kampus, di mana area dengan f₀ rendah dan A₀ tinggi berasosiasi dengan sedimen tebal dan potensi amplifikasi lebih besar. Sebaliknya, nilai f₀ tinggi dan Vs₃₀ besar menunjukkan kedalaman bedrock dangkal dengan kestabilan tanah lebih baik. Penelitian ini membuktikan efektivitas metode HVSR dan inversi NA dalam mikrozonasi seismik, serta memberikan dasar ilmiah bagi perencanaan konstruksi dan mitigasi risiko gempa di lingkungan Kampus Universitas Hasanuddin.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Shear Wave Velocity, HVSR, Neighborhood Algorithm, Vs30, Kedalaman Bedrock, Mikrozonasi Seismik. |
| Subjects: | Q Science > QE Geology |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Geofisika |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 07:18 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 07:18 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57528 |
