ATIKA, NURUL (2026) Penyalahgunaan Akun Notaris di Era Digital = Misuse of Notary Accounts in the Digital Era. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
B022232034-axCXN5hqyTOVPAdW-20260313111550.jpg
Download (362kB)
B022232034-1-2.pdf
Download (196kB)
B022232034-dp.pdf
Download (55kB)
B022232034-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 August 2028.
Download (7MB)
Abstract (Abstrak)
NURUL ATIKA (B022232034). PENYALAHGUNAAN AKUN NOTARIS DI ERA DIGITAL. Dibimbing oleh Maskun. Latar Belakang: Pemanfaatan sistem AHU Online dalam praktik kenotariatan membawa kemudahan administrasi, tetapi juga menimbulkan risiko penyalahgunaan akun notaris di era digital. Kasus pencurian atau penggunaan akun tanpa izin dapat mengancam keabsahan dokumen hukum dan kepercayaan publik terhadap profesi notaris. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum yang diberikan kepada Notaris dalam kasus penyalahgunaan data dan dokumen dalam era digital serta faktor penghambat dan pendukung untuk melindungi akun Notaris di era digitalisasi. Metode: Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan lokasi penelitian di Kota Makassar. Data diperoleh dari data primer melalui wawancara dan data sekunder yang bersumber dari buku serta jurnal ilmiah melalui studi kepustakaan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi lapangan dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif sesuai dengan lingkup penelitian. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan akun notaris merupakan bagian dari kewajiban jabatan sebagaimana diatur dalam Pasal 16 huruf (a) dan (f) Undang-Undang Jabatan Notaris, yang menuntut integritas, kehati-hatian, dan tanggung jawab hukum notaris dalam menjaga kerahasiaan serta keamanan akses akun. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara regulasi, pengawasan digital, dan etika profesi guna mewujudkan perlindungan hukum yang bersifat preventif dan represif. Faktor penghambat perlindungan akun notaris meliputi rendahnya integritas dan kedisiplinan dalam menjaga kerahasiaan akun, lemahnya penerapan prinsip kehati-hatian dalam penggunaan sistem elektronik, serta keterbatasan literasi digital, khususnya pada notaris berusia lanjut. Adapun faktor pendukung mencakup adanya dasar hukum melalui UUJN dan UU Perlindungan Data Pribadi, pengawasan oleh Majelis Pengawas dan Kementerian Hukum, penerapan sistem keamanan berlapis pada AHU Online, serta pembinaan dan pelatihan teknologi informasi. Kesimpulannya: perlindungan akun notaris di era digital merupakan tanggung jawab hukum dan etika profesi yang harus dilaksanakan melalui penerapan prinsip Confidentiality, Integrity, dan Availability (CIA Triad), didukung regulasi, pengawasan yang efektif, serta peningkatan integritas dan literasi digital notaris guna menjaga keamanan informasi dan kepercayaan publik.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Notaris, Akun, Digital. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Kenotariatan |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 06:19 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 06:19 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57515 |
