PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK MILIK BERSAMA ATAS TANAH MASYARAKAT TO KALOLA DALAM PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DAERAH KABUPATEN WAJO = LEGAL PROTECTION OF COMMUNAL LAND RIGHTS OF THE TO KALOLA COMMUNITY IN THE REGIONAL LEGISLATION OF WAJO REGENCY


MAJID, ANDI SHEILLA (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK MILIK BERSAMA ATAS TANAH MASYARAKAT TO KALOLA DALAM PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DAERAH KABUPATEN WAJO = LEGAL PROTECTION OF COMMUNAL LAND RIGHTS OF THE TO KALOLA COMMUNITY IN THE REGIONAL LEGISLATION OF WAJO REGENCY. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
B022232023-iaPsMpzxof9ZbvIS-20260312144603.jpeg

Download (234kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
B022232023-1-2.pdf

Download (342kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
B022232023-dp.pdf

Download (184kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
B022232023-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 August 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

ANDI SHEILLA MAJID, Perlindungan Hukum Terhadap Hak Atas Tanah Milik Bersama Masyarakat To Kalola Dalam Peraturan Perundang-Undangan Daerah Kabupaten Wajo, dibimbing oleh Muhamamd Ilham Arisaputra. Latar Belakang: Tanah milik bersama masyarakat to kalola di Kabupaten Wajo hingga saat ini dikelola berdasarkan hukum adat yang hidup dan dipatuhi secara turun temurun, namun belum memperolah pengakuan dan perlindungan hukum secara formal dalam sistem administrasi pertanahan nasional. Kondisi tersebut menimbulkan kerentanan yuridis, khususnya apabila terjadi sengketa dengan pihak eksternal. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap hak atas tanah milik bersama masyarakat to kalola serta mengkaji relevansinya dengan peraturan perundang-undangan di bidang pertanahan, khususnya kebijakan administrasi tanah ulayat dan hak komunal. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan interdispliner dan struktural. Data diperoleh melalui wawancara, kuesioner, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan dan pengelolaan tanah milik bersama masyarakat to kalola diakui secara de facto melalui norma adat, namun belum memiliki kepastian hukum secara yuridis formal. Ketiadaan penetapan resmi dan pendaftaran tanah menyebabkan perlindungan hukum yang diberikan negara belum optimal. Kesimpulan: Perlindungan hukum terhadap tanah milik bersama masyarakat to kalola masih bersifat terbatas dan belum terintegrasi secara penuh dalam sistem hukum positif. Diperlukan pengakuan formal oleh pemerintah daerah serta tindak lanjut berupa inventarisasi dan pendaftaran tanah komunal guna menjamin kepastian dan perlindungan hukum.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Perlindungan hukum;tanah milik bersama;masyarakat to kalola,
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Kenotariatan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 08 Sep 2026 06:17
Last Modified: 08 Sep 2026 06:17
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57512

Actions (login required)

View Item
View Item